Pembunuhan

Hakim Periksa Empat Saksi dalam Perkara Anak Bunuh Ayah Kandung di Nagan Raya

Empat saksi yang dihadirkan dalam persidangan tersebut adalah A Kausar, Ainun Marziah, Jos Yanto dan Ali Akbar, dan setelah proses persidangan selesa

Tribunnews.com
Ilustrasi 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, Nagan Raya, Senin (21/10/2019) kembali melanjutkan sidang kasus pembunuhan dengan terdakwa Denis alias Botong (31) warga Alue Raya Kecamatan Darul Makmur kabupaten setempat.

Sidang dengan agenda pemeriksaan empat saksi itu dengan korban adalah M Yusuf (45) merupakan ayah kandungnya sendiri.

Informasi diperoleh Serambinews.com, sidang di PN Suka Makmue dipimpin Arinal Anwar SH MH dan hakim anggota Rosnainah SH MH dan Edo Joniansyah SH, sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Nagan Raya, Rahmad Ridha SH MH.

Empat saksi yang dihadirkan dalam persidangan tersebut adalah A Kausar, Ainun Marziah, Jos Yanto dan Ali Akbar, dan setelah proses persidangan selesai, sidang kembali ditunda ke Senin pekan depan dengan agenda masih sama yakni pemeriksaan saksi.

Judisthira Banyu Suhaimi Raih Medali Emas di Kejuaraan Taekwondo Championship Unsyiah Cup Tahun 2019

Dipanggil ke Istana Untuk Jadi Menteri, Nadiem Makarim Mundur dari CEO Gojek, Ini Dua Penggantinya

Dipanggil ke Istana Untuk Jadi Menteri, Nadiem Makarim Mundur dari CEO Gojek, Ini Dua Penggantinya

Seperti diberitakan, kasus yang menewaskan M Yusuf (45) warga Desa Alue Raya, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya ditemukan bersimbah darah di arel perkebunan sawit pada Juni 2019 lalu.

Kasus dengan pelaku utama adalah anak kandungnya sendiri bernama Denis alias Botong (31).

Sidang perdana JPU dalam dakwaan membacakan semua kronologi kejadian.

Denis dijerat Pasal 338 juncto Pasal 340 KUHPidana dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup dan hukuman mati.

Polres Nagan Raya bersama Tim Polda Aceh berhasil mengungkap pelaku pembunuhan M Yusuf (45) yang bertugas sebagai centeng (penjaga) kebun sawit PT Surya Panen Subur (SPS) di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya yang ditemukan tewas dalam areal kebun pribadinya, Minggu 23 Juni 2019.(*)

Penulis: Rizwan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved