Suara Parlemen
Rafli Puji Gerakan "Malu Antri Premium", Berharap Agar Lebih Sering Dilakukan
Anggota Komisi VI DPR RI asal Aceh, Rafli, memuji gerakan "Malu Antri Premium" yang dijalankan oleh Pertamina Aceh.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
Rafli Puji Gerakan "Malu Antri Premium" Agar Lebih Sering Dilakukan
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI asal Aceh, Rafli, memuji gerakan "Malu Antri Premium" yang dijalankan oleh Pertamina Aceh.
Ia berharap kampanye serupa terus dilanjutkan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar menggunakan bahan bakar minyak atau BBM yang semestinya bagi kendaraan mereka.
"Program ini sejalan dengan keinginan kita mengedukasi masyarakat, sehingga jatah BBM premium yang disubsidi pemerintah dapat dinikmati oleh yang benar-benar berhak," ujar Rafli, Kamis (24/10/2019) di Jakarta.
"Saya kira sosialisasi dan kampanye program ini harus lebih sering dilakukan di semua tempat, tidak hanya di Aceh, tapi juga di seluruh Indonesia, sehingga cita-cita kita untuk membangun ketahanan energi nasional bisa terwujud,” lanjut politisi PKS ini.
• Nagan Raya Adakan Rakor Penanggulangan Kemiskinan
• P2TP2A Nagan Raya Latih Pengurus untuk Dampingi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
• Dua Puskesmas di Aceh Selatan Raih Akreditasi Utama dan Madya
Rafli memandang bahwa kegiatan tersebut akan mampu menanamkan rasa malu menerima sesuatu yang bukan hak.
Pertamina Aceh melakukan sosialisasi dan kampanye “Malu Antri Premium” pada Rabu 23 Oktober 2019 lalu di SPBU Lamsayeun, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.
Kampanye dipimpin langsung oleh Branch Manager Pertamina Aceh, Ferry Pasalini, ditengah antrian kendaraan yang memadati SPBU tersebut.
Selain Pertamina, kegiatan juga dihadiri oleh Dinas ESDM Aceh, Hiswanamigas Aceh, Dinas Perhubungan Aceh, Forum Komunikasi BUMN Aceh, Komunitas mobil Honda Jazz, Komunitas Motor Scorpio, mahasiswa Unsyiah, dan awak media.
Dalam kegiatan tersebut, Pertamina menawarkan voucer senilai seratus ribu rupiah kepada pemilik mobil yang ingin beralih ke produk Pertamax.
Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada pengunjung Café D’Energy yang juga berada di seputaran kompleks SPBU. Café yang selalu ramai dikunjungi oleh kalangan menengah ke atas di Banda Aceh dan sekitarnya tersebut dipilih sebagai lokasi untuk launching dan sosialisasi Program.
• Ketua Sementara DPRA, Dahlan Jamaluddin Yakin KEK Halal Barsela di Abdya Terwujud
Pada Kesempatan itu Branch Manager Pertamina Aceh, Ferry Pasalini, antara lain menjelaskan bahwa premium merupakan bahan bakar bensin dengan Research Octane Number (RON) 88. Premium hanya dapat digunakan kendaraan dengan kompresi pembakaran rendah.
“Jika mobil dengan mesin-mesin teknologi terbaru yang membutuhkan kompresi tinggi dipaksakan dengan RON 88, maka akan mempercepat kerusakan mesin. Karena pembakaran bahan bakar tidak maksimal,” ungkap Ferry.
“Untuk itu, Pertamina menyediakan BBM berkualitas lebih baik yakni Pertamax bagi kendaraan-kendaraan masa kini. Karena pertamax lebih unggul dengan power dan jarak tempuh lebih jauh,” jelas dia.
“Kita harapkan pengguna kendaraan memiliki kesadaran untuk mulai dan terus menggunakan bahan bakar sesuai dengan peruntukan mesin, lebih hemat, dan ramah lingkungan,” pungkas Ferry.(*)
• Hari Kedua Operasi Zebra di Lhokseumawe, Polisi Tilang 127 Kendaraan, Ini Rinciannya
• Kenapa Prabowo Subianto Dipilih sebagai Menteri Pertahanan? Presiden Jokowi Ungkap Alasannya
• Menantu Curi Emas Milik Mertua 162 Gram dan Simpan di Kulkas, Rifki Wahyudi Mengaku Kalap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rafli-kande-goncang-bogor-dalam-festival-budaya-aceh.jpg)