Jumat, 17 April 2026

Berita Nagan Raya

P2TP2A Nagan Raya Latih Pengurus untuk Dampingi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Pelatihan di Aula DPMGP4 Nagan Raya sehingga pengurus akan lebih maksimal dalam melakukan pendampingan kasus terhadap perempuan dan anak.

Penulis: Rizwan | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Peserta pelatihan P2TP2A Nagan Raya di Aula DPMGP4, Kamis (24/10/2019). 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdyaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) "Gaseh Hate" Nagan Raya mengadakan pelatihan terhadap pengurus dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM), Kamis (24/10/2019).

Pelatihan di Aula DPMGP4 Nagan Raya sehingga pengurus akan lebih maksimal dalam melakukan pendampingan kasus terhadap perempuan dan anak.

Kegiatan dengan tema anggota P2TP2A cakap, berintegritas dan profesional dipandu Ketua P2TP2A Rumoh Aceh, Amrina Habibi SH MH serta dibuka Sekretaris DPMGP4 Nagan Raya, Jufri SAg.

Ketua P2TP2A Nagan Raya, Agus Jalizar SH MH mengatakan kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk menjadikan anggota lembaga yang dipimpinnya berkompeten dan ahli pada bidangnya sehingga setiap kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak di Nagan Raya mendapat pendampingan yang maksimal dari pengurus P2TP2A.

Iba Lihat Anak Kepulauan Banyak Naik Perahu ke Sekolah, Anggota DPRA ini Sumbangkan Mesin Speedboat

Dua Puskesmas di Aceh Selatan Raih Akreditasi Utama dan Madya

Ketua Sementara DPRA, Dahlan Jamaluddin Yakin KEK Halal Barsela di Abdya Terwujud

"Setelah pendampingan kita berharap kasus yang terjadi di Nagan Raya bisa terdampingi dengan baik dan jelas, agar kasus benar-benar selesai," katanya.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPMGP4 Nagan Raya, Ns Salvizar Evi MKes berharap setelah pelatihan, pengurus P2TP2A mampu mengelola, mengadvokasi dan mendampingi setiap kasus yang terjadi di Nagan Raya.

Sekretaris DPMGP4, Jufri SAg mengatakan, selama ini terdapat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di tengah masyarakat, namun kendalanya banyak masyarakat tidak melaporkan.

"Pemerintah memerlukan beberapa lembaga seperti P2TP2A untuk membantu menjembatani antara pemerintah dan masyarakat," jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved