Rabu, 15 April 2026

Berita Aceh Utara

Bangunan yang Terbakar di Keude Paya Bakong Capai 21 Unit, Ini Rinciannya

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 03.00 WIB, saat warga sedang tertidur lelap.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Foto kiriman Syarifuddin
Belasan rumah toko di Keude Paya Bakong Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara terbakar pada Jumat (25/10/2019) dini hari. 

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 03.00 WIB, saat warga sedang tertidur lelap.

Bangunan yang Terbakar di Keude Paya Bakong Capai 21 Unit, Ini Rinciannya 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Rumah toko (ruko), rumah, serta tempat usaha yang terbakar di Keude Paya Bakong Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, mencapai 21 unit.

Diberitakan sebelumnya belasan rumah toko (ruko) berkonstruksi kayu di Keude Paya Bakong Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara pada Jumat (25/10/2019) dini terbakar.

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 03.00 WIB, saat warga sedang tertidur lelap.

Beruntung warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membangunkan pemilik ruko bersama keluarganya. 

Meski umumnya tak ada barang yang bisa diselamatkan, namun semua masih berhasil menyelamatkan diri. 

CPNS 2019, Berikut Link Pendaftaran Lengkap dengan Tata Cara dan Tips

Ini 16 PNS Juara Pertama MTQ V Korpri Tingkat Aceh, Akan Wakili Daerah Ini ke Kendari Tahun 2020

Pemko Banda Aceh Raih Penghargaan Terbaik I Pembayaran Iuran Wajib Pemda se Sumut-Aceh

Puluhan korban berhamburan keluar ruko untuk menyelamatkan diri, apalagi api sangat cepat merambah ke semua bagian ruko tersebut.

Dalam waktu yang tak lama, semua bangunan tersebut yang berada di kanan jalan dari arah Matangkuli ludes terbakar.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Paya Bakong, Syarifuddin SPd, menyampaikan hal ini kepada Serambinew.com, Jumat (25/10/2019).

“Hasil pendataan kita sementara ada 21 bangunan yang terbakar dalam kejadian tersebut, tapi tak ada korban jiwa,” kata Syarifuddin. 

Hasil pendataan pihaknya, bangunan yang terbakar tersebut terdiri atas 19 bangunan ruko yang dimanfaatkan juga sebagai tempat tinggal.

Kemudian satu bangunan tempat usaha, tapi tidak ditempati dan satu rumah.

“Jadi semua ada 21 bangunan yang terbakar dalam kejadian itu,” ujar Syarifuddin.

Sebelumnya Syarifuddin juga mengatakan, informasi yang mereka peroleh dugaan sumber api dari korslet listrik.

"Untuk pastinya, polisi yang akan menyelidikinya,” ujar Syarifuddin. 

Sekitar satu jam setelah kejadian tersebut, kemudian petugas Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Aceh Utara tiba di lokasi untuk memadamkam api. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved