DPRA

Iskandar Usman Al-Farlaky Ditunjuk sebagai Ketua Tim Perumus Tatib DPRA

Penunjukan Iskandar merupakan usulan semua fraksi di DPRA dan diterima oleh semua anggota tim perumus serta sudah ditetapkan dalam rapat.

Iskandar Usman Al-Farlaky Ditunjuk sebagai Ketua Tim Perumus Tatib DPRA
Hand-over dokumen pribadi
Anggota DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPRA dari Partai Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, ditunjuk sebagai Ketua Tim Perumus Tata Tertib DPRA tahun 2019. 

Penunjukan politisi muda asal Aceh Timur ini merupakan usulan semua fraksi di DPRA dan diterima oleh semua anggota tim perumus serta sudah ditetapkan dalam rapat pada Kamis (24/10/2019).

"Ya benar, pemilihan struktur tim perumus dihadiri oleh semua keanggotaan fraksi yang dikirim sebagai perumus tatib," ujar Iskandar kepada Serambinews.com, Sabtu (25/10/2019) pagi. 

Mantan ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA ini mengatakan, dirinya juga didampingi sekretaris, Muchlis Zulkifli dan wakil ketua, Abdurrahman Ahmad. 

"Forum telah menyepakati seperti itu komposisi tim perumus tatib. Dalam dua hari kita beri kesempatan kepada masing-masing fraksi untuk menelaah draf tatib yang telah diberikan. Insyaallah Senin kita start pembahasan sampai tuntas," ujarnya. 

Iskandar yang juga mantan Ketua Banleg DPRA menambahkan, tatib DPRA perlu segera dirampungkan sebagai landasan untuk pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD), sehingga akan jelas berapa komisi yang harus dibentuk beserta proporsional keanggotaan dari masing-masing fraksi. 

"Sekarangkan banyak teman-teman yang hanya masuk ke fraksi, belum bisa masuk ke ruang komisi karena AKD belum terbentuk," jelas dia.

Untuk itu, sambung Iskandar, pihaknya akan memacu pembahasan tatib ini dengan tidak mengenyampingkan kualitas dari produk tatib itu sendiri. 

Alas regulasi yang digunakan, selain Undang-undang Nomor 11 tahun 2006 juga akan mempedomani undang-undang nasional yang mengatur tentang pembentukan tatib DPRD. 

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, pembahasan tatib ini akan rampung secepatnya. Secara aturan, katanya, DPRA punya waktu sampai tanggal 25 Nopember 2019. 

"Kami merencanakan akan merampungkan lebih cepat dari itu. Insyaallah sekitar dua minggu," ungkap Iskandar.(*)

Nyaris Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Rumah Tangga Ini Selamat Setelah Remas Alat Vital Pelaku

Ini Sederet Kekecewaan dan Harapan pada Kabinet Baru, Salah Satunya Soal Jabatan Menteri Agama

Tanggapi Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Haris Azhar: Bagus, Semua jadi Tahu kalau Dibohongi

Seorang Cewek Publik Figur Terkenal Ditangkap saat Layani Pria di Hotel Kota Batu, Siapa?

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved