Berita Bireuen
Kampanye Cegah Tanam Ganja, Pemerintah dan BNN Kembangkan Budidaya Jagung
Jalan ke perkebunan di Kabupaten Bireuen, Aceh, kini terus ditingkatkan. Seperti halnya di Desa Batee Raya, Kecamatan Juli....
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Jalimin
Kampanye Cegah Tanam Ganja, Pemerintah dan BNN Kembangkan Budidaya Jagung
Laporan Ferizal Hasan I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Jalan ke perkebunan di Kabupaten Bireuen, Aceh, kini terus ditingkatkan. Seperti halnya di Desa Batee Raya, Kecamatan Juli.
Kini di perbukitan kawasan desa itu, sedang dibudidayakan tanaman jagung. Jalan menuju kawasan perkebunan itu pun sudah bisa dilalui mobil. Meskipun saat musim hujan jalan ke perkebunan itu licin dan sulit dilintasi kendaraan.
Pemerintah Aceh bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, mulai tanam perdana jagung hibrida Program Grand Design Alternative Development (GDAD), di Desa Batee Raya Kecamatan Juli, Kamis (24/10/2019) lalu.
Bupati Bireuen, H Saifannur SSos mengatakan, dalam rangka mewujudkan Bireuen sebagai produsen jagung di Provinsi Aceh, pemerintah berupaya meningkatkan produksi jagung secara berkelanjutan.
• Material Longsor Mulai Dibersihkan, Jalan Cekal Baru-Kekuyang Sudah Bisa Dilintasi
• Ini Identitas Publik Figur yang Ditangkap Polisi di Hotel Kota Batu, Diduga Buka Jasa Prosititusi
• Komentari Kabinet Baru Jokowi, Rocky Gerung: Itu Kawin Paksa
"Strategi utama kegiatan pengembangan jagung antara lain adalah melalui peningkatan luas tanam, tanam jagung ini juga sebagai upaya mengempanyekan cegah tanam ganja," kata Saifannur.
Sementara itu, Kepala BNN Pusat diwakili Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Drs Dunan Ismail Isja MM yang hadir pada tanam jagung perdana itu mengatakan, penanaman perdana jagung itu merupakan salah satu aksi implementasi Inpres Nomor 6 tahun 2018 tentang P4GN dalam pengembangan potensi masyarakat kawasan rawan di Aceh.
Ini juga dalam mewujudkan Aceh yang bersih narkoba dengan meningkatkan komoditi alternatif melalui program alternative development yaitu tanaman jagung.
Tahun lnl, pemerintah telah mengalosikan anggaran untuk mendukung pengembangan pertanian jagung di Kabupaten Bireuen untuk areal seluas 11.047 hektar.(*)
• Kabar Gembira Buat Petani Subulussalam, Harga TBS Kelapa Sawit Naik
• Misteri Artis yang Digerebek di Hotel Kota Batu saat Sedang Naik ke Bulan, Siapa Dia?
• Nyaris Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Rumah Tangga Ini Selamat Setelah Remas Alat Vital Pelaku
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tanam-perdana-jagung-hibrida-di-desa-batee-raya-kecamatan-juli-bireuen-kamis-24102019.jpg)