Minggu, 19 April 2026

Berita Aceh Timur

Harga BBM Nonsubsidi di Aceh Timur Naik Drastis, Pertamina Dex Tembus Rp 24.450

Harga BBM non-subsidi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur resmi mengalami kenaikan signifikan

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Maulidi Alfata
Aktivitas di SPBU Keumuneng Kecamatan Peureulak, Aceh Timur masih kondusif tanpa antrian yang memanjang, pada Sabtu (18/4/2026). 

Ringkasan Berita:Harga BBM non-subsidi di SPBU wilayah Aceh Timur resmi naik signifikan per 18 April 2026 mengikuti penyesuaian pemerintah dan Pertamina.
 
Pertamina Dex naik ke Rp24.450/liter, Dexlite Rp24.150/liter, dan Pertamax Turbo Rp19.850/liter—kenaikan hingga Rp10.000 per liter.
 
BBM subsidi (Pertalite Rp10.000 dan Bio Solar Rp6.800) tetap, kondisi SPBU masih kondusif meski warga terkejut dengan lonjakan harga.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur resmi mengalami kenaikan signifikan. 

Terhitung mulai Sabtu (18/4/2026), kenaikan ini diberlakukan menyusul perubahan harga yang ditetapkan pemerintah.

Pantauan Wartawan Serambinews.com Maulidi Alfata, di sejumlah SPBU Pertamina Dex naik dari Rp 14.800 menjadi 24.450 per liter, Pertamax Turbo mencatat kenaikan dari harga Rp 13.350 melesat ke Rp 19.850 per liter

Sementara untuk harga Dexlite harga sebelumnya Rp 14.500 naik menjadi Rp 24.150 per liter.

Baca juga: Harga BBM 18 April 2026 di Seluruh SPBU Pertamina, Bahlil Mau Lakukan Penyesuaian Harga Nonsubsidi

Kenaikan terbesar terjadi pada jenis Dexlite dan Pertamina Dex dengan angka kenaikan mencapai Rp 10.000 perliternya dari harga sebelumnya.

Di tengah lonjakan harga BBM non Subsidi  pemerintah masih belum menaikkan harga BBM subsidi.

Jenis BBM subsidi tidak mengalami perubahan pertalite masih dijual dengan harga Rp 10.000 per liter, harga Bio Solar juga masih Rp 6.800.

Warga harap agar BBM subsidi jangan naik

Meskipun harga naik, hingga saat ini terpantau sembilan SPBU yang ada di wilayah Aceh Timur masih dalam keadaan kondusif tanpa antrian panjang.

Meskipun kenaikan belum menyentuh BBM subsidi, kabar lonjakan ini menjadi perbincangan hangat  warga Aceh Timur di berbagai warung kopi.

Mereka mengakui terkejut mendengar angka kenaikan yang sangat besar itu.

"Ya meskipun itu non-subsidi tapi baiknya mahal sekali, saya harap BBM subsidi jangan naik karena ini nambah beban nanti, pusing kita mikirnya," tutur salah satu masyarakat Idi Rayeuk, M. Riza.(*)

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved