Breaking News:

Kisah Tim Syarhil Quran, Kekompakan di MTQ Provinsi Berbuah Ongkos Naik Haji

Mereka berhasil meraih medali emas atau juara pertama pada cabang Syarhil Quran untuk Kafilah MTQ asal Nagan Raya

Editor: bakri
Kisah Tim Syarhil Quran, Kekompakan di MTQ Provinsi Berbuah Ongkos Naik Haji
IST

‘Kekompakan dan belajar’. Itulah komentar singkat dari Muhammad Dhafa (13), Diis Zahrul (15), dan Samadi Mahfud (17), saat diwawancarai Serambi secara terpisah di sela-sela peringatan Hari Santri Nasional di halaman Kantor Bupati Nagan Raya, Selasa (22/10) lalu. Ketiga remaja itu merupakan anggota tim Syarhil Quran putra Kafilah Nagan Raya yang tampil pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-34 tingkat Provinsi Aceh di Pidie, beberapa waktu lalu.

Mereka berhasil meraih medali emas atau juara pertama pada cabang Syarhil Quran untuk Kafilah MTQ asal Nagan Raya. Dengan perolehan juara pada MTQ tingkat provinsi itu, ketiga remaja ini masing-masing mendapat bonus ongkos naik haji (ONH) dan uang pembinaan sebesar Rp 7 juta yang diserahkan Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham.

Wajah bahagia terlihat dari ketiga putra terbaik asal Nagan Raya tersebut. Mereka berharap dapat dipilih kembali menjadi wakil Aceh ke MTQ nasional ke depan. “Kami mohon doa dari semua pihak agar kami bisa tampil terbaik lagi ke depan,” pinta mereka.

Trio Syarhil Quran Nagan Raya itu berasal di sekolah berbeda. Muhammad Dhafa misalnya, remaja dari Seunagan Timur itu kini terdaftar sebagai siswa MTsN Insan Qurani Banda Aceh dan merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. “Alhamdulilah senang. Ini bonus dari Pak Bupati sehingga menjadi motivasi,” ujar putra dari pasangan Helmi-Syarifuni itu.

Menurut Dhafa, penggunaan ONH yang diraihnya tersebut akan dimusyawarahkan dulu dengan orang tua, yakni apakah akan mendaftar atas namanya dirinya sendiri atau kepada orang tua. “Saya belum tahu. Nanti tanya ke orang tua dulu,” kata Dhafa.

Hal sama juga dikatakan Diis Zahrul, anak dari almarhum Dahlan Lukdin dan Mardiana. “Senang sekali dapat ONH. Rencana ONH itu untuk orang tua juga. Ini juara pertama yang saya peroleh pada lomba tingkat provinsi,” ucap anak kedua dari tiga bersaudara itu. Diis yang kini belajar di Ruhul Islam Anak Bangsa, Banda Aceh mengaku senang terhadap keberhasilan timnya sehingga dapat mengharumkan nama Nagan Raya yang sukses menembus enam besar MTQ Tingkat Provinsi Aceh di Pidie pada September 2019 lalu.

Demikian juga dengan Samadi Mahfud, siswa kelas III SMA Beutong, Nagan Raya mengaku bangga dengan juara yang mereka raih. “Senang sekali meraih juara dapat bonus ONH,” tutur Samadi, anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Abdul Jalil-Intan.

Ketiganya mengungkapkan, kunci keberhasilan mereka adalah tampil kompak ketika berlomba di MTQ serta menampilkan performa terbaik pada peran masing-masing, baik sebagai seorang orator/penceramah, seorang tilawah/qari, dan seorang lagi saritilawah.(rizwan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved