Jumat, 24 April 2026

Usai Digigit Ular Berbisa, Pria Ini Langsung Memotong Jarinya

Seorang pria nekat memotong jarinya sendiri setelah dirinya digigit ular berbisa.

Editor: Faisal Zamzami
WildOne/CC0
Ilustrasi Ular Berbisa 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Seorang pria nekat memotong jarinya sendiri setelah dirinya digigit ular berbisa.

Korban digit ular saat memotong kayu bakar di kebunnya.

Pria itu langsung memotong jarinya yang dipatuk ular karena takut racun menyebar ke seluruh tubuhnya.

Pria di timur China ini langsung memotong jari setelah digigit ular berbisa.

Padahal dokter memberi tahu dia tak perlu melakukan aksi ekstrem itu.

Petani bermarga Zhang tengah memotong kayu bakar di distrik Shangyu, Provinsi Zhejiang, ketika seekor ular tiba-tiba mematuknya.

Dilaporkan Hangzhou Daily via SCMP Selasa (29/10/2019), pria 60 tahun itu langsung mengenai ular berbisa tersebut sebagai viper.

Di China, ular itu dikenal sebagai "ular lima langkah".

Sebabnya, korban diyakini tidak akan bisa melangkah lebih dari lima langkah sebelum tewas.

Karena itu, dengan cepat dia segera memotong jari untuk mencegah racunnya menyebar.

Dia membebat luka itu, dan bergegas menuju Hangzhou yang berjarak 80 km untuk menerima perawatan.

Sayangnya, Zhang meninggalkan jari yang terkena racun di sisi lain gunung, sehingga dokter tak bisa berupaya menyatukan lagi jarinya.

Dokter di Rumah Sakit Pengobatan Tradisional China Hangzhou menyatakan, Zhang seharusnya tak perlu memotong jarinya karena bisa ular itu tak terlalu mematikan.

Ren Jinping menuturkan ketika datang ke rumah sakit, Zhang tak menunjukkan gejala seperti pusing, kesulitan bernapas, atau pendarahan.

Karena tak bisa menyatukan jari tangannya, Ren mengatakan yang bisa dilakukannya hanyalah membersihkan luka dan memberikan penawar racun.

Zhang mengungkapkan pada April lalu, salah seorang tetangganya meninggal karena digigit ular.

Tapi, dia mengaku kondisinya mulai pulih.

Yuan Chengda, dokter lain dari rumah sakit tersebut senada dengan Ren menjelaskan, "ular lima langkah" tak mematikan seperti yang beredar.

Dia menceritakan sepanjang tahun ini, rumah sakit sudah menerima 1.200 pasien yang tergigit ular, dengan 30 persen di antaranya melakukan pencegahan dengan cara salah.

Yuan membeberkan ada yang menggunakan pisau untuk memotong bagian yang digigit, hingga membakar kulit yang terkena bisa.

"Karena itu begitu mereka sampai di rumah sakit, beberapa anggota tubuh pasien mulai menunjukkan pembusukan," terang Yuan.

Ular yang diberitakan masuk dalam spesies bernama Deinagkistrodon.

Meski menyebabkan pendarahan hingga pembengkakan, rumor kematian tak terbukti.

Auroville, Kota Terdamai di Dunia: Tak Disubsidi Pemerintah Hingga Tak Boleh Tanya Politik & Agama

Warga Tanah Pasir dan Lapang Kembali Adukan Persoalan Ini kepada Anggota Dewan Baru

Alhamdulillah, Semua atau Tujuh Puskesmas di Kota Subulussalam Lulus Akreditasi dari Kemenkes RI

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Digigit Ular Berbisa, Pria di China Potong Jari, padahal Kata Dokter Tak Perlu", 

Penulis : Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved