Breaking News:

Sekolah Berdinding Bambu Hampir Roboh Dimakan Rayap, Siswa SMP Hanya Bisa Berdoa

Empat kelas di SMP Negeri 10 di Kampung Gulung, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT nyaris roboh

Editor: Muhammad Hadi
(KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR)
Empat Ruangan belajar di SMPN 10 Kota Komba di Kampung Gulung, Desa Pong Ruan, Kec. Kota Komba kondisinya sangat darurat dan kini kondisinya miring, Sabtu, (2/11/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Empat kelas di SMP Negeri 10 di Kampung Gulung, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur nyaris roboh.

Saat ini, kondisi bangunan sudah miring. Sekolah yang dibangun secara darurat oleh orangtua murid pada 2014 lalu masih jauh dari rasa nyaman bagi siswa dan siswi di sekolah tersebut.

Pasalnya, sekolah ini memiliki lantai tanah, berdinding pelupuh serta tiang penopang dari bambu, bahkan atapnya menggubakan bilahan bambu.

Belum lama ini, orangtua murid mengumpulkan dana senilai Rp 2.000.000 untuk memperbaiki bambu-bambu yang sebagian dimakan rayap.

Murid SDIT Manggeng Abdya Santuni Janda Beranak 8, Anak Tertua Putus Sekolah Demi Cari Nafkah

Sebab, jika tak segera ditopang oleh bambu yang baru, maka sekolah ini akan roboh.

Ketua Komite SMPN 10 Kota Komba, Aufridus Tandang menjelaskan bahwa sekolah ini didirikan sejak 2012 lalu.

Selama dua tahun, siswa dan siswi yang sekolah di SMPN tersebut belajar dan diajar oleh para pendidik di gedung SDK Gulung saat sore hari.

Saat itu siswa dan siswi mengeluh bahwa mereka mengantuk dan tidak dapat konsentrasi jika belajar pada sore hari.

Para pendidik pun sepakat mengadakan rapat bersama orangtua murid untuk membangun gedung darurat dengan bahan bangunan dari bambu dan pelupuh bambu, berlantai tanah, walaupun beratapkan seng.

Hasil MotoGP Malaysia 2019 - Maverick Vinales Juara, Marquez Runner Up, Rossi Posisi 4

"Gedung darurat dibangun 2014 atas swadaya orangtua murid. Lalu Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur membangun dua gedung yang agak layak yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved