Walikota Wanita Ini Diserang Pengunjuk Rasa, Diguyur Cat hingga Rambutnya Dipotong Paksa, Sebabnya?

Aksi ini adalah bagian dari demonstrasi yang sedang berlangsung setelah pemilihan presiden pada 20 Oktober.

Walikota Wanita Ini Diserang Pengunjuk Rasa, Diguyur Cat hingga Rambutnya Dipotong Paksa, Sebabnya?
angkap layar EPA via BBC
TWalikota di Bolivia diamuk massa 

Para pengunjuk rasa menuduh Walikota Arce telah membujuk para pendukung presiden untuk mencoba dan menghancurkan blokade yang mereka buat.

Mereka juga menyalahkan Arce atas kematian yang dilaporkan, salah satunya (laporan) kemudian dikonfirmasi.

Di tengah teriakan "pembunuh, pembunuh" pria bertopeng menyeret Arce melalui jalan tanpa alas kaki menuju jembatan.

Di sana, mereka membuat Arce berlutut, memotong rambutnya dan menyiramnya dengan cat merah. Mereka juga memaksanya untuk menandatangani surat pengunduran diri.

Setelah insiden itu, Arce akhirnya diserahkan kepada polisi yang kemudian membawanya ke pusat kesehatan setempat.

Korban terbunuh dalam bentrokan antara pendukung dan penentang Presiden Morales diidentifikasi sebagai siswa berusia 20 tahun, Limbert Guzmán Vasquez.

Masuki Pasar 4 Kamera, Ini Penampakan & Bocoran Spesifikasi Vivo S5, Dilengkapi dengan Kamera 48 MP

Ternyata Panggilan ‘Jokowi’ Berawal dari Sini, Presiden Joko Widodo Unggah Videonya

Rocky Gerung Sebut Jokowi Sedang Bangun Dinasti Sendiri, PDI-P dan Gerindra Bakal Jadi Oposisi

Dokter mengatakan tengkorak Guzmán Vasquez retak yang mungkin disebabkan oleh alat peledak.

Dia adalah orang ketiga yang terbunuh sejak bentrokan antara kedua belah pihak meletus pada 20 Oktober.

Ketegangan memuncak sejak malam pemilihan ketika hasil penghitungan dijeda selama 24 jam.

Penangguhan tersebut memicu kecurigaan di antara para pendukung kandidat oposisi Carlos Mesa.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved