Minggu, 12 April 2026

Warga Diminta Waspada, Banjir Luapan Sungai Tamiang Masih Mengancam

Warga yang tinggal Lapangan Bawah, Dusun Pahlawan, Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang diminta tetap waspada

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Rumah warga Gampong Pondok Keumuning mulai terendam, akibat luapan DAS Krueng Langsa. 

KUALASIMPANG - Warga yang tinggal Lapangan Bawah, Dusun Pahlawan, Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang diminta tetap waspada, walau air mulai surut pada Sabtu (9/11). Daerah ini sempat terendam banjir dua hari, seusai meluapnya Sungai Tamiang akibat hujan deras turun.

Ketinggian air sempat mencapai 2,2 meter, tetapi sudah turun karena hujan tidak turun sepanjang hari.  Camat Kota Kualasimpang, Aulia Azhar mengingatkan agar warga di wilayah itu tetap waspada karena musim hujan belum berakhir dan potensi meluapnya air Sungai Tamiang masih sangat besar.

"Kami imbau tetap waspada, karena Lapangan Bawah pada dasarnya kawasan itu bukan area permukiman," kata Aulia, Sabtu (9/11).  Dikatakan, Dalam dua hari terakhir ini, sebanyak 65 unit rumah yang dihuni 75 kepala keluarga terendam banjir dan sudah menjadi langganan banjir karena berada di daerah aliran sungai (DAS).

"Itu kawasan sungai dan bukan untuk permukiman," kata Aulia.  Dia menjelaskan seluruh warga di Lapangan Bawah sudah pernah dibantu pengadaan rumah dari Kemensos, namun tidak ada warga yang pindah dan belakangan beredar informasi rumah bantuan itu dijual oleh warga.   "Sudah pernah dua kali dibantu Kemensos, tetapi mereka lebih memilih tinggal di Lapangan Bawah," sambung Aulia.

Sedangkan Kapolsek Kualasimpang AKP Tavip Priawen menjelaskan daerah terparah terkena banjir di Lorong Bawah dengan ketinggian air sempat mencapai 2,2 meter. "Yang terparah lorong bawah karena air sampai 2,2 meter," kata Tavip didampingi Bhabinkamtibmas Kota Kualasimpang Bripka Ardlhes Kenny.

Meski begitu kata Tavip, warga tetap memilih bertahan di dalam rumah dan Bripka Ardlhes Kenny sempat mencoba meyakinkan warga kalau harta benda di rumah tetap aman, selama ditinggal mengungsi.  Menggunakan perahu, Kenny secara khusus mendatangi satu per satu rumah warga yang sudah tergenang air untuk menyampaikan kondisi terkini sekaligus mengajak mengungsi.

"Saya mencoba mengingatkan warga agar mengungsi. Tapi mereka memilih bertahan," kata dia.  Menurutnya warga enggan mengungsi karena saat ini kondisi rumah mereka dianggap masih aman, apalagi sudah mendesain rumah bertingkat.

"Jadi yang terendam itu cuma lantai satu. Warga memilih tetap di lantai dua atau lantai tiga rumah mereka. Alasan lainnya mereka takut hartanya hilang," ujarnya. Dalam beberapa hari, curah hujan di Aceh Tamiang meningkat. Satgas SAR sendiri sudah mengantisipasinya dengan mengobservasi sejumlah kampung yang masuk dalam peta rawanbanjir.

Sementara, Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Khairul menjelaskan perumahan di Dusun Pahlawan atau yang dikenal sebagai Lapangan Bawah memang langganan banjir. Warga di wilayah itu sudah mengantisipasi banjir musiman ini dengan membangun rumah panggung atau rumah bertingkat.  "Dengan kondisi rumah seperti itu, sejauh ini belum ada laporan pengungsi," jelasnya.(mad)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved