Seleksi Formasi CPNS 2019

Data Sementara, Baru 39 Orang Ambil Formulir Seleksi CPNS Pemko Langsa

Hingga Kamis (14/11/2019) siang, baru 39 orang yang mengambil formulir pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Data Sementara, Baru 39 Orang Ambil Formulir Seleksi CPNS Pemko Langsa
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi - Rekrutmen CPNS dibuka 11 November 2019 via sscasn.bkn.go.id. Ada enam jalur formasi khusus, berikut ketentuannya 

Hingga Kamis (14/11/2019) siang, baru 39 orang yang mengambil formulir pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA – Memasuki hari ke 4 dibukanya pendaftaran CPNS di lingkungan Pemko Langsa masih sepi.

Hingga Kamis (14/11/2019) siang, baru 39 orang yang mengambil formulir pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kepala BKPSDM Langsa Samino SH, melalui Kabid Pengadaan dan Pengembangan SDM, Nakim SE, kepada Serambinews.com, mengatakan, hingga siang ini baru ada sekitar 39 orang yang mengambil formulir pendaftaran seleksi CPNS tahun 2019.

"Dari 39 orang yang telah mengambil formulir pendaftaran ke Kantor BKPSDM hingga siang hari ini, 7 orang pendaftar CPNS 2019 di antaranya telah melakukan submit pada portal sscasn.go.id," jelas Nakim. 

BREAKING NEWS - Banjir Kiriman Terjang Bireuen, Warga Pulo Ara Masih Terkurung

Dua Gadis Aceh Timur yang Meninggal Terlindas Truk Dikembumikan Menjelang Subuh dan Pagi Tadi

Puluhan Rumah di Pulo Ara Bireuen Tergenang Banjir, Ini Penyebabnya

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Langsa mendapat kuota penambahan CPNS sebanyak 52 formasi dari Kementrian Pandayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Berdasarkan Keputusan Wali Kota Langsa Nomor : PEG.810/131/2019 Tentang Penetapan Rincian Formasi PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Langsa Tahun 2019, inilah penetapan rincian 52 formasi PNS nya.

Tenaga guru 22 orang dengan rincian guru bahasa inggris (S1 Pendidikan Bahasa Inggris) 1 orang, guru kelas ahli pertama (S1 PGSD) 21 orang.

Tenaga kesehatan 22 orang dengan rincian apoteker ahli pertama (apoteker) 3 orang, dokter ahli pertama (dokter umum) 5 orang, dokter spesialis anastesi ahli pertama (dokter spesialis anastesiologi) 2 orang.

Lalu, dokter spesialis jantung ahli pertama (dokter spesialis jantung) 1 orang, dokter spesialis THT ahli pertama (dokter spesialis THT) 1 orang, perawat ahli pertama (Ners) 3 orang.

Kemudian, pranata laboratorium kesehatan ahli pertama (D-IV/S-1 Analis Kesehatan) 2 orang, sanitarian ahli pertama (S1 Kesehatan Lingkungan) 2 orang.

Serta, nutrisionis pelaksana/terampil (D-III Gizi) 2 orang, pranata laboratorium kesehatan pelaksana/terampil (D-III Analis Kesehatan) 1 orang.

Tenaga teknis 8 orang dengan rincian, penyuluh perikanan (S1 perikanan) 1 orang, penyuluh pertanian (S1 Pertanian) 2 orang, analis produk hukum (S2 hukum) 2 orang, dan penata laporan keuangan (S1 Ekonomi Akutansi) 1 orang. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved