Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Jalan Pelintas Pipa Gas Pertamina Hulu Energi Seperti Kubangan, Warga Tanam Pohon

Jalan line pipa yang merupakan lintasan pipa gas milik Pertamina Hulu Energi (PHE) rusak. warga tanam pohon di jalan rusak

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Pohon yang ditanam warga di jalan Line Pipa Kawasan Desa Blang Buloh, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBiNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Jalan line pipa yang merupakan lintasan pipa gas milik Pertamina Hulu Energi (PHE) di Desa Blang Buloh, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, kini dilaporkan bagaikan kubangan.

Berlubang dan dipenuhi lumpur. Hingga beberapa kali terjadi kecelakaan bagi pengendara.

Namun meskipun sudah rusak sejak beberapa tahun lalu, belum ada juga perhatian dari pihak terkait.

Sedangkan kondisi jalan dari hari ke hari semakin parah.

Ceramah di Aceh, Menag Tegaskan tak Pernah Larang Penggunaan Cadar dan Celana Cingkrang

Atas tidak ada kepedulian untuk memperbaiki dari pihak terkait, membuat masyarakat Blang Buloh protes.

Protes pun dilakukan dengan menanam sejumlah pohon di lubang-lubang jalan, pada Jumat (15/11/2019) lalu. Ada pohon pisang, pinang, hingga pohon kelapa.

Disamping untuk menujukkan sikap protes, juga untuk rambu bagi pengendara yang melintas, kalau di lokasi penanaman pohon tersebut adanya lubang.

Keuchik Blang Buloh, Mawardi, kepada Serambinews.com menyatakan, sampai saat ini pohon-pohon tersebut masih di badan jalan.

"Karena pohon itu juga bermanfaat bagi pelintas agar mengetahui ada lubang besar di lokasi tersebut," katanya.

Sukmawati Soekarnoputri Keluarkan Pernyataan Kontroversi, Sekjen Korlabi: Penyakit Islamophobia

Dijelaskannya, ada tiga kilometer lebih jalan line pipa melintasi desanya.

Mayoritasnya kondisi sudah rusak. Ini sudah terjadi sejak dua tahun lalu.

"Walau parah-parahnya dalam satu tahun terakhir ini," katanya.

Efek dari jalan rusak, sudah berulang kali terjadi kecelakaan, akibat sepeda motor terperosok dalam lubang.

"Pernah juga terjadi, mobil sedan tersangkut di lubang yang berlumpur. Di dalamnya ada anak kecil pula. Sehingga warga pun harus turun untuk membantu," ujarnya.

Keuchik Dituding Palsukan Kematian Warga, Agar Rumah Bantuan Bisa Dialihkan

Pihaknya berpendapat, sangat tidak pantas kalau jalan line pipa rusak parah tanpa ada penanganan.

Karena disamping jalan tersebut merupakan lintasan gas alam yang disedot dari bumi Aceh.

"Karenanya kami mengharapkan agar bisa segera diperbaiki, sehingga masyarakat yang melintas bisa nyaman dan tidak perlu was-was akan masuk lubang," demikian Mawardi.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved