Berita Aceh Besar
Dua Rumah Petani Gampong Reuloh Aceh Besar Terancam Ambruk, Ini Penyebabnya
Karena kedua rumah tersebut tidak dipasangi pondasi cakar ayam pada pinggiran rumah, sehingga kontruksi bangunan mudah terkikis
Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dua rumah warga Gampong Reuloh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, terancam ambruk akibat erosi dari sungai yang berada di dua rumah petani desa tersebut, Selasa (19/11/2019) sekitar pukul 04.00 WIB, dini hari.
Kedua rumah warga tersebut masing-masing, milik Zubir (50) dan Ansari (38) yang ditempati bersama anggota keluarganya.
Bahkan ancaman ambruknya kedua rumah warga tersebut semakin diperparah.
• Kadis Syariat Islam Sebut Tidak Hapus Dana Pembinaan Gampong Syariah, Cuma Kesilapan Saja
Karena kedua rumah tersebut tidak dipasangi pondasi cakar ayam pada pinggiran rumah, sehingga kontruksi bangunan mudah terkikis.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Tri Andi Dharma SSos, mengatakan kedua rumah yang terancam ambruk tersebut, dikarenakan tidak dibuat pondasi cakar ayam.
"Karena tidak dibuat pondasi cakar ayam, di samping kedua rumah tersebut dibangun di pinggir sungai, sehingga saat terjadi erosi, bagian tanah rumah terus terkikis," sebut Iptu Andi.
Kedua pemilik rumah, lanjut Iptu Andi, saat membangun kedua rumah tersebut tanpa mempertimbangkan dampak yang akan ditimbulkan.
"Jadi, ketika kedua rumah itu dibangun tidak dikonsultasikan dengan pihak yang memahami bagaimana kontruksi itu bisa kokoh," sebut Kapolsek Ingin Jaya ini.
• Kisah Ilyas, Mantan Sopir Truk yang Pilih Mundur dari PNS, Kini Jadi Pengusaha dan Punya Tiga SPBU
Menyikapi kejadian tersebut, Iptu Andi menjelaskan unsur muspika, melalui Camat Ingin Jaya sudah melaporkan kejadian tersebut ke instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
"Kami imbau kepada warga untuk tidak mendirikan bangunan di pinggir sungai, mengingat cuaca hujan guna menghindari kejadian serupa," sebutnya.
Ia pun menerangkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Pun demikian sebutnya, korban berharap bisa mendapatkan bantuan dari Pemkab Aceh Besar untuk membantu pembangunan tempat tinggal mereka kembali.
Karena, korban termasuk keluarga kurang mampu.
• Satu Keluarga Disambar Petir di Sawah, Nurlela Meninggal di Tempat, Suami dan Dua Anaknya Selamat
"Tadi petugas kami dari Bhabinkamtibmas Desa Reuloh, Bripka Hendra S dan petugas piket Bripka Burdiansyah serta Serka Masruddin dari Koramil 18 juga sudah menyambangi kediaman korban pascakejadian longsor tersebut.
Karena korban merupakan warga desa binaan para petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa," demikian Iptu Tri Andi Dharma.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-terancam-ambruk-akdgja.jpg)