Senin, 20 April 2026

Budidaya Madu di Abdya

Masyarakat di Abdya Dilatih Budidaya Lebah Madu

Desa Suka Damai, merupakan desa konservasi binaan BTNGL, dimana warganya mendiami kawasan sekitar atau daerah penyangga TNGL.

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kepala Bidang Pengelola TNGL Wilayah I Tapaktuan, Agung Widodo, menyampaikan materi dalam kegiatan pelatihan budi daya lebah madu di Mushalla Desa Suka Damai, Lembah Sabil, Kabupaten Abdya, Selasa (19/11/2019). 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Balai Besar Taman Nasional Gunur Leuser (BBTNGL), melalui Bidang Pengelolaan TNGL Wilayah I Tapaktuan, Aceh Selatan dan Seksi Pengelolaan TNGL (SPTNGL) Wilayah I Blangpidie, melakukan pelatihan budi daya lebah madu terhadap kelompok masyarakat Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (19/11/2019). 

Desa Suka Damai, merupakan desa konservasi binaan BTNGL, dimana warganya mendiami kawasan sekitar atau daerah penyangga TNGL.

Kegiatan pelatihan budi daya lebah madu diikuti kelompok masyarakat Desa Suka Damai, beranggotakan 30 orang, dibuka Kepala  BPTNGL Wilayah I Tapaktuan, Agung Widodo SH MH di Mushalla Desa setempat.

Dihadiri, Kepala Seksi Pengelolaan TNGL Wilayah I Blangpidie, Fitri Ludiana Harahap bersama Kepala Resort TNGL Tangan-Tangan dan Kepala Resort TNGL Babahrot, Camat Lembah Sabil, TR Shahir SPd bersama Anggota Muspika  serta Kepala Desa/Keuchik Gampong Suka Damai, Syarifuddin.

Agung Widodo mengatakan, pelatihan kelompok binaan masyarakat Desa Suka Damai merupakan perwujudan dari program desa keonservasi.

Hal ini sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Nomor P.43/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/ 2017 tentang pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam.

Pelatihan budidaya  lebah madu yang diikuti 30 orang selaku anggota kelompok masyarakat Desa Suka Damai, bertujuan antara lain meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan masyarakat di bidang kenservasi maupun ekonomi produktif.

Peserta pelatihan dibekali tiori pengetahuan dan praktek lapang oleh beberapa narasumber.

Seperti, Kepala Bidang Pengelolaan TNGL Wilayah I Tapaktuan, Agung Widodo menyampaikan materi terkait konservasi dan peran masyarakat dalam pengelolaan konservasi.

Pengetahuan tentang budi daya lebah madu disampaikan Kelengi Sitepu, salah satu praktisi lebah madu yang didatangkan dari Kabupaten Langkat, Sumut.

Kemudian dukungan nara sumber, Arif Zulfahmi, Kabid Pemberdayaan Gampong pada Dinas   Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya.

Penyampaian nara sumber  yang berpengalaman diharapkan membawa perubahan signifikan  terhadap pengetahuan masyarakat Desa Suka Damai  tentang budi daya lebah madu.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan memotivasi masyarakat setempat untuk menjadi masyarakat desa yang produktif.

Terkait hal ini, Agung Widodo menjelaskan peran penyuluh sangat diperlukan sebagai pendamping kegiatan dari mulai pembentukan kelompok hingga berjalan kegiatan produktif sesuai program direncanakan.

Melalui pelatihan budi daya lebah madu tersebut diharapkan bisa menyampaikan pesan konservasi kepada masyarakat luas, khsususnya terhadap masyarakat Desa Suka Damai, Lembah Sabil, Abdya.(*)

Korban Banjir di Matangkuli Aceh Utara Mengaku belum Dapat Bantuan, Berbeda Ketika Musim Caleg

Kriss Hatta Dituntut 10 Bulan Penjara, Dinyatakan Terbukti Lakukan Penganiayaan

Soal Tarif Listrik Pelanggan 900 VA Naik Awal 2020, Luhut: Masa Kau Mau Tetap Segitu Aja

Benarkan Info Mundurnya Kepala BKPSDM, Wali Kota Subulussalam: Akan Kita Rapatkan dengan Baperjakat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved