Nova Serukan Penguatan Hadapi Bencana, Pada Jambore Penanggulangan Bencana di Saree  

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT mengingatkan tentang potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja bahkan dengan daya rusak

Nova Serukan Penguatan Hadapi Bencana, Pada Jambore Penanggulangan Bencana di Saree   
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meninjau perlengkapan milik Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sekaligus membuka Jambore Penanggulangan Bencana yang diikuti oleh Staf BPBD seluruh kabupaten/kota se Aceh di Saree, Aceh Besar, Selasa (19/11/2019)
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meninjau perlengkapan milik Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sekaligus membuka Jambore Penanggulangan Bencana yang diikuti oleh Staf BPBD seluruh kabupaten/kota se Aceh di Saree, Aceh Besar, Selasa (19/11/2019) 

JANTHO - Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT mengingatkan tentang potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja bahkan dengan daya rusak yang sangat tinggi. Karenanya, Nova menyerukan pentingnya kesiapsiagaan dengan senantiasa memperkuat langkah-langkah pengurangan risiko dan penanggulangannya.

“Terlepas dari apapun faktor yang menyebabkan terjadinya bencana, langkah-langkah penanggulangannya harus diperkuat sejak dini,” tandas Nova dalam amanatnya ketika menjadi Inspektur Upacara (Irup) Apel Jambore Penanggulangan Bencana (PB) di Lapangan SMK-PP Negeri Saree, Aceh Besar, Selasa (19/11).

Menurut Plt Gubernur Aceh, bencana tak bisa dihadang bahkan sulit diprediksi. Yang bisa kita persiapkan adalah mawas diri, siap diri, waspada tentang kebencanaan agar kita tahu cara menanggulanginya sehingga bisa mengurangi kerugian akibat bencana.

Plt Gubernur Aceh juga berharap even Jambore Penanggulangan Bencana bisa menjadi wadah silaturahmi dan penguatan koordinasi antara BPBA, BPBD kabupaten/kota, dan para relawan kebencanaan. “Jambore ini juga harus menjadi wadah untuk penguatan pengetahuan penanganan korban bencana di bidang kesehatan, logistik, komunikasi, pengungsian, dan lain-lain,” tandas Nova Iriansyah.

Nova juga menandai pembukaan jambore dengan mengenakan rompi kepada perwakilan peserta Jambore PB dari BPBD Aceh Selatan dilanjutkan dengan peninjauan berbagai peralatan penanggulangan bencana seperti sepeda motor, mobil ambulans, tenda posko, dan berbagai peralatan pendukung lainnnya.

Pejuang kemanusiaan

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBA, Ir Sunawardi MSi ketika memimpin rapat persiapan meminta pihak BPBA selaku panitia dan promotor melayani peserta jambore dengan sebaik-baiknya karena mereka adalah petugas kebencanaan dari BPBD kabupaten/kota. “Mereka adalah pejuang kemanusiaan yang sangat berarti bagi masyarakat. Semoga semua peserta dapat kembali ke daerah masing-masing dengan ilmu yang bermanfaat dan kesan yang baik atas pelayanan BPBA sebagai tuan rumah,” tandasnya.

Penanggung Jawab Jambore PB, Ir Muhammad Shahril MM melaporkan kegiatan yang berlangsung tiga hari di Lapangan SMK-SPP Saree terbagi dari berbagai rangkaian seperti materi class desk relawan PB yang akan dipandu instruktur dari BPBA-Basarnas, materi capacity building/oubond difasilitasi oleh Psikodista Aceh, teknik pengoperasian GPS dan pelaporan radio oleh Pramuka dan RAPI Aceh, temu ramah fasilitator dengan BPBD dan temu ramah antara peserta jambore serta yang tidak kalah serunya adalah perlombaan pemasangan peralatan tenda pleton.

Prosasi pembukaan dihadiri pejabat Kodam IM, Kakan SAR Banda Aceh, Kepala BMKG, Ketua Forum PRB Aceh, Ketua RAPI Aceh, Kasubdit Inventarisasi Kebutuhan dan Pengadaan BNPB), Kalak BPBD se-Aceh, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Jambore diikuti 215 petugas kebencanaan terpilih dari perwakilan 23 BPBD kabupaten/kota dan 11 peserta internal dari BPBA.(nas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved