Banjir Kiriman Kepung Singkil
Banjir Masuk Singkil, Warga Bangun Titian Darurat
Mengatasi hal itu, warga membangun titian darurat dari jalan menuju rumahnya. Agar tetap bisa melintas, tanpa harus melewati banjir.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Mengatasi hal itu, warga membangun titian darurat dari jalan menuju rumahnya. Agar tetap bisa melintas, tanpa harus melewati banjir. Titian darurat dibangun dari kayu. Warga tidak membuatnya permanen, sebab selesai banjir biasanya akan dibuka kembali.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pekarangan rumah warga Pea Bumbung dan Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, mulai terendam banjir, Jumat (22/11/2019) sore.
Ketinggian genangan air mencapai 50 centimeter.
Namun air belum masuk ke rumah.
Lantaran dibangun lebih tinggi dari pekarangan.
Nahasnya, warga harus melewati banjir ketika masuk rumah dari tepi jalan raya yang juga dibangun tinggi.
Sehingga aman banjir.
• BREAKING NEWS - Banjir Kiriman Kepung Singkil, Ketinggian Capai 50 Cm
Mengatasi hal itu, warga membangun titian darurat dari jalan menuju rumahnya.
Agar tetap bisa melintas.
Tanpa harus melewati banjir.
Titian darurat dibangun dari kayu.
Warga tidak membuatnya permanen.
Sebab selesai banjir biasanya akan dibuka kembali.
Selain titian penyeberangan, warga ''langganan' banjir di Kecamatan Singkil biasanya menyiapkan papan.
Untuk membuat panggung darurat di dalam rumah.
Panggung digunakan untuk tempat memasak serta tidur.
Bila banjir sudah masuk ke dalam rumah.
• Diduga Sopir Mengantuk, Sedan Tabrak Truk Parkir di Jalinsum Langsa
Banjir Singkil merupakan kiriman dari wilayah Subulussalam, Aceh Tenggara, Pakpak Barat, Dairi, dan Tapanuli Tengah.
Di mana air sungainya bermuara di laut Singkil.
Air kiriman tersebut, menyebabkan sungai Singkil meluap hingga masuk ke pemukiman di daerah aliran sungai.
Sebab jika hanya hujan lokal di Aceh Singkil, tidak menyebabkan banjir.
Wilayah Singkil, akan banjir bila datang air kiriman dari kabupaten/ kota tetangga.
Diberitakan sebelumnya, anjir kiriman mulai masuk wilayah Singkil, Aceh Singkil, Jumat (22/11/2019) sore.
Banjir Singkil, merupakan kiriman dari wilayah Subulussalam, Aceh Tenggara, Pakpak Barat, Dairi, dan Tapanuli Tengah.
Di mana air sungainya bermuara di laut Singkil.
• Reli Sepeda Jelajah Situs Tsunami, Kerja Sama BPBA-Serambi Indonesia
Air kiriman tersebut menyebabkan sungai Singkil meluap.
Sebab jika hanya hujan lokal di Aceh Singkil, tidak menyebabkan banjir.
Wilayah Singkil, akan banjir bila datang air kiriman dari kabupaten/ kota tetangga.
Air mulai masuk ke pekarangan rumah penduduk Desa Pea Bumbung dan Ujung Bawang, Singkil.
Genangan air sejauh ini masih di sekitar pekarangan.
Dengan ketinggian sekitar 50 centimeter.
• Tak Lagi Jadi Staf Khusus Jokowi, ke Mana Perginya Ali Mochtar Ngabalin?
Sementara rumah warga masih belum tergenang air.
Lantaran dibangun tinggi dari permukaan tanah.
"Banjir mulai masuk pekarangan rumah, kedalaman sekitar 50 centi," kata Mansur, penduduk Pea Bumbung.
Berdasarkan pantauan, intensitas banjir yang masuk pemukiman penduduk Pea Bumbung tergolong deras.
Dengan permukaan air yangn terlihat keruh.
Banjir kiriman tersebut masuk ke kolong rumah warga.
Warga pun mulai berkemas.
Dengan memindahkan barang dari pekarangan rumah, ke tempat lebih tinggi.
Agar tidak terkena banjir. (*)
• Keude Samalanga Terbakar Saat Warga Shalat Jumat, Ini Perkiraan Sumber Api
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-kiriman-di-singkil-2.jpg)