Breaking News:

Malaysia Lirik Potensi Koperasi Aceh

Pengerusi Eksekutif Suruhan Jaya Koperasi Malaysia (SKM) Kementerian Pembangunan Usahawan Malaysia, Datuk Nordin Bin Salleh...

SERAMBI/HENDRI
President Komuniti Achen Malaysia, Datuk Haji Mansyur Usman P.M.W (kiri) Pengerusi Eksekutif Suruhan Koperasi Malaysia, Datok Haji Nurdin bin Salleh (tengah) sedang berdiskusi dengan Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia Zainal Arifin M Nur (kanan) saat berkunjung ke kantor Harian Serambi Indonesia di Lambaro Desa Meunasah Manyang PA, Ingin Jaya Aceh Besar, Senin (25/11/2019). 

BANDA ACEH - Malaysia sudah lama melirik potensi produk-produk dan komoditi yang dimiliki Aceh. Sehingga pihak kementerian yang mengurusi koperasi Malaysia akan bekerja sama lebih erat dengan koperasi di Aceh dalam menjual produk-produk koperasi ke negara mereka.

Hal itu diungkap Pengerusi Eksekutif Suruhan Jaya Koperasi Malaysia (SKM) Kementerian Pembangunan Usahawan Malaysia, Datuk Nordin Bin Salleh, saat berkunjung ke Gedung Harian Serambi Indonesia, di Jalan Raya Lambaro, Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (25/11).

Datuk Nordin datang bersama sejumlah pejabat tinggi SKM, seperti Zazali Haron, Jamaliah Ismail, dan belasan pegawai SKM lainnya. Turut pula dalam rombongan Datuk Mansyur Bin Usman, Pengerusi Eksekutif Koperasi MASA KL Berhad yang juga Presiden Komuniti Melayu Aceh Malaysia (KMAM) beserta sejumlah pengerusi Koperasi MASA.

Kedatangan rombongan dari negeri seberang ke Kantor Serambi Indonesia, disambut oleh Pemimpin Redaksi Zainal Arifin M Nur dan News Manager Bukhari M Ali.

Datuk Nordin mengatakan, ia bersama rombongan telah tiga hari berada di Aceh. Salah satu agendanya adalah melihat Expo UMKM yang diselenggarakan di Dinas Koperasi dan UKM Aceh, serta melihat potensi dan peluang kerja sama antara koperasi di Malaysia dengan koperasi di Aceh.

“Saya datang bersama rombongan pengusaha koperasi dari Malaysia. Saat ini koperasi Malaysia telah menjejaki usia 100 tahun. Koperasi akan menjadi way of life pada suatu waktu dan akan menjadi satu usaha yang akan terus hidup dan memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.

Datuk Nurdin menyampaikan, tujuan datang untuk melihat potensi yang dimiliki Aceh. Sehingga ia memilih datang ketika ada Expo UMKM. Katanya, Malaysia melirik kerja sama untuk semua produk maupun koperasi. Karena, lanjutnya, koperasi malaysia dan Indonesia memiliki banyak persamaan.

Ia berharap kedepan, koperasi dari kedua negara semakin banyak menjalin kerja sama, sehingga dapat terus menumbuhkan usaha koperasi. Menurutnya, Aceh yang sempat dilanda tsunami saat ini sudah mengalami perkembangan pesat dan menjadi daerah yang menarik dikunjungi. "Saya tiga hari di Aceh, tapi rasa-rasanya tidak ingin kembali lagi Malaysia," ujar Datuk Nurdin.

Menurutnya, mereka memang ingin meningkatkan kerja sama antar dua wilayah yang berdekatan itu. Untuk tahap awal, mereka ingin memfasilitas agar koperasi di dua negara ini saling berhubungan dan membangun jaringan niaga. Datuk Nurdin menilai Aceh memiliki potensi yang sangat besar.

Sebelum berkunjung ke Harian Serambi Indonesia kemarin, Datuk Nordin bersama rombongan terlebih dahulu berkunjung ke Kantor Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Provinsi Aceh. Di kantor itu, pengerusi SKM bertemu dengan pimpinan DPTSP dan berbincang mengenai peluang menjalin kerja sama yang lebih erat antara pengusaha koperasi di Malaysia dengan koperasi di Aceh.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved