Rabu, 8 April 2026

Wanita Inspiratif

Eva Yuliana Jovia, Berbagi Cinta, Bahagiakan Orang Terdekat

Tugas dan tanggung jawab memaksa Eva Yuliana Jovia melakoni perjalanan rutin dari Banda Aceh ke Aceh Tamiang, yang jaraknya 480 kilometer.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Taufik Hidayat
Hand-over dokumen pribadi
Eva Yuliana Jovia 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Tugas dan tanggung jawab memaksa Eva Yuliana Jovia melakoni perjalanan rutin dari Banda Aceh ke Aceh Tamiang. Jarak 480 kilometer ini serasa dekat, demi membahagiakan orang-orang terdekatnya.  

Ya, berbagi cinta ini sebuah konsekuensi Eva ketika memutuskan menikah dengan AKBP Zulhir Destrian.

Semenjak sang suami dipercaya menjadi Kapolres Aceh Tamiang setahun lalu, Eva harus rela menjadi pihak yang paling sibuk.  

Pasalnya, tiga buah hati mereka sampai saat ini masih mengenyam pendidikan di Banda Aceh. Si sulung Ariva Safira Destrian saat ini duduk di kelas 3 SMP.

Adiknya, M Nafis Putra Destrian di bangku kelas 2 SMP, sedangkan si bungsu Yesha Haviza Destrian di kelas 4 SD. 

Di satu sisi, wanita 38 tahun ini tidak ingin mengusik kenyamanan anak-anaknya mengeyam pendidikan di Banda Aceh.

Sisi lain, dia juga harus mendukung karir sang suami sebagai perwira berprestasi Polri dengan melepasnya berangkat ke Aceh Tamiang

"Anak dan suami merupakan hal terpenting dalam hidup saya. Tidak ada alasan untuk tidak mendukung mereka," kata Eva kepada Serambinews.com, Selasa (26/11/2019). 

Semenjak mengeluarkan "maklumat" itu, alumni Unsyiah ini harus bolak-balik Banda Aceh - Aceh Tamiang. Minimal dalam sebulan dia bisa tiga kali melakukan perjalanan panjang ini. Tapi bila kegiatan di Polres Aceh Tamiang padat, perjalanannya pun bisa membengkak hingga dua kali lipat.  

Wajar, statusnya sebagai isteri Kapolres otomatis menempatkan Eva sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Tamiang.

"Orang-orang sih pada bertanya, apa gak capek. Jujur saya yang menjalaninya sama sekali tidak capek," ujar Eva sambil tertawa. 

Sikap mendukung dan berkorban untuk keluarga ini ternyata sudah tertanam sejak Eva remaja.

Wanita penghobi masak ini pernah meninggalkan teman-teman sebayanya di Banda Aceh demi mendampingi ayahnya melanjutkan kuliah di Bandung.

Selama tiga tahun, Eva tinggal dengan lingkungan dan teman baru di Kota Kembang, sebelum akhirnya kembali untuk menamatkan SMA di Banda Aceh. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved