Selasa, 14 April 2026

Berita Aceh Singkil

Dyah Erti Nova Iriansyah Launching Rumoh Gizi Gampong di Aceh Singkil

Dia juga mengingatkan kebiasaan makan jangan berorientasi enak dan mengenyangkan. Tetapi harus melihat kandungan gizinya.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Dok Diskominfo:
steri Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Dr Dyah Erti Idawati MT, foto bersama dengan pengurus PKK Aceh Singkil usai launching Rumoh Gizi Gampong di Desa Telaga Bhakti, Singkil Utara, Aceh Singkil, Sabtu (30/11/2019) 

Dia juga mengingatkan kebiasaan makan jangan berorientasi enak dan mengenyangkan. Tetapi harus melihat kandungan gizinya. 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Isteri Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Dr Dyah Erti Idawati MT, launching Rumoh Gizi Gampong di Desa Telaga Bhakti, Singkil Utara, Aceh Singkil, Sabtu (30/11/2019).

Menurut Dyah, Rumoh Gizi Gampong dapat memberikan pelayanan gizi untuk kelompok risiko dengan memberikan makanan tambahan serta suplemen khusus sarat protein.

Kemudian memberikan edukasi dalam meningkatkan kapasitas keluarga dan masyarakat mengenai pola asuh dan pola pemberian makanan pada bayi dan anak.

Abusyik Serahkan Bibit Ikan Nila di SD Gigieng, Menunjang Progas di Pidie, Ini Total Dananya

Presiden Aceh Bisnis Club Minta Menteri Evaluasi BUMN di Aceh

Rider Mancanegara dan Indonesia Dilepas di Event Langsa Berkuda

Selanjutnya Rumoh Gizi Gampong berfungsi mendukung penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan keluarga dan masyarakat agar berprilaku hidup bersih dan sehat.

 "Sukseskan program ini, kader PKK Aceh Singkil aktif jalin kerjasama dengan pengurus desa untuk mengajak masyarakat memanfaatkan rumoh gizi," kata Dyah.

 Hadirnya rumoh gizi sebut Dyah, masyarakat harus semakin sadar pentingnya asupan makan mengandung protein tinggi.

 Dia juga mengingatkan kebiasaan makan jangan berorientasi enak dan mengenyangkan. Tetapi harus melihat kandungan gizinya. 

"Jika budaya ini memasyarakat maka impian Aceh bebas stuanting 2022 terwujud," ujarnya. 

Launching Rumog Gizi Gampong dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Singkil, Atmah Dulmusrid, Asisten II Muzni, Kepala dinas dan pejabat lain.

Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid yang sambutannya dibacakan Muzni mengatakan, berdasarkan rekap data e-PPGBM per 27 November 2019 terdapat 1.517 balita stunting dari 10.755 balita yang didata.

Jumlah ini bisa saja bertambah apabila tidak ada upaya serius dan komitmen semua pihak. 

"Untuk itu diperlukan upaya  kita secara bersama mencegah dan  menurunkan stunting melalui intervensi spesifik dan sensitif," kata Muzni.

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, sebutnya telah melakukan langkah mengatasi stunting. Seperti mengadakan pertemuan lintas sektor terkait stunting, pelatihan kader dan tenaga kesehatan tentang pemberian makan bayi dan anak, kelas ibu hamil dan ibu balita. 

"Kita juga mengucapkan terima kasih kepada Unicef dan Flower Aceh yang saat ini melakukan pendampingan kepada Pemerintah Aceh Singkil  dalam rangka penanganan malnutrisi dan stunting di Aceh Singkil," kata Dulmusrid dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setdakab Aceh Singkil.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved