Berita Pidie

Kejari Tangani Kasus Dana Desa di Delima Pidie, Keuchik dan Bendahara Diperiksa

" Dugaan penyelewengan dana desa pada anggaran Silpa tahun 2017 Rp 203 juta," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie, Efendi SH MH

Kejari Tangani Kasus Dana Desa di Delima Pidie, Keuchik dan Bendahara Diperiksa
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Kajari Pidie, Efendi SH MH (kiri). SERAMBINEWS.COM,/ MUHAMMAD NAZAR 

" Dugaan penyelewengan dana desa pada anggaran Silpa tahun 2017 Rp 203 juta," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie, Efendi SH MH 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie menangani kasus dugaan penyelewengan dana desa di Gampong Cut, Kecamatan Delima. 

Kasus tersebut terhendus penyidik Kejari Pidie setelah Jaksa menerima laporan dari warga gampong tersebut.

" Dugaan penyelewengan dana desa pada anggaran Silpa tahun 2017 Rp 203 juta," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie, Efendi SH MH, kepada Serambinews.com, Senin (2/12/2019).

VIDEO - PN Medan Minta Kasus Meninggal Hakim Jamaluddin Diungkap

VIDEO - Aktivis Perempuan di Bener Meriah Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Kaum Hawa

VIDEO - Abusyik Isi Kuliah di Markas Batalyon Artelri Medan 17 Komposit Laweung

Ia menyebutkan, dana Silpa itu diduga dimasukan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) hanya Rp 43 juta.

Namun, sisanya diduga dibelanjakan di luar APBG tahun berikutnya," jelas dia.

Ia mengatakan, saat ini penyidik Jaksa telah meminta keterangan dari keuchik dan bendahara Gampomg Cut.

Ia menambahkan,  dana Silpa tahun 2017 tidak dimasukan dalam APBG 2018 secara utuh. 

" Kami masih mengumpulkan data, termasuk akan memintai hasil audit dari pihak Inspektorat Pidie," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved