IPDN Regional Aceh

Rapat dengan Pemerintah Aceh, Sekjen Kemendagri Perintahkan Percepat IPDN Regional Aceh

"Kita akan segera mengeluarkan penetapan lokasi IPDN Aceh melalui Permendagri," kata Hadi Prabowo.

Rapat dengan Pemerintah Aceh, Sekjen Kemendagri Perintahkan Percepat IPDN Regional Aceh
For Serambinews.com
Sekretaris Jenderal Kemendagri DR. Hadi Prabowo MM bersama Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Bupati Aceh Besar, memimpin langsung rapat percepatan terbentuknya IPDN Regional Aceh di ruang offroom Sekretariat Kemendagri Jakarta Selasa (3/12/2019) 

"Kita akan segera mengeluarkan penetapan lokasi IPDN Aceh melalui Permendagri," kata Hadi Prabowo.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekretaris Jenderal, Dr Hadi Prabowo MM mengintruksikan jajarannya di Kemendagri dan IPDN Jatinangor bersama Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk mempercepat realisasi pembangunan kampus IPDN regional Aceh.

Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat pembahasan pembangunan kampus IPDN regional Aceh bersama Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Besar di Kantor Kemendagri Jakarta, Selasa (3/12/2019).

"Kita akan segera mengeluarkan penetapan lokasi IPDN Aceh melalui Permendagri," kata Hadi Prabowo.

Dua Santriwati Bener Meriah Harumkan Nama Daerah Pada Ajang Lomba MQK Tingkat Provinsi Aceh

15 Orang Pelanggar Syariat Islam di Aceh Barat Melarikan Diri, 20 Terdakwa Dieksekusi Cambuk

Dinas Pangan Tampilkan Hasil Produksi Pangan Olahan, Aneka Makanan Disajikan


Hadi Prabowo mengintruksikan agar pembentukan tim terpadu ini bisa segera dilakukan agar eksekusi pembangunan kampus dan penjaringan calon Praja bisa dilakukan.

Tim terpadu tersebut yang berasal dari unsur Kementerian Dalam Negeri, IPDN Jatinangor, unsur Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

"Dengan adanya tim terpadu ini, kita bisa berkoordinasi terkait kesiapan semua pihak. Tahun 2020 nanti harapannya IPDN regional Aceh sudah beraktivitas," kata Hadi Prabowo.

Rencananya, dalam tahap awal sekitar 250 siswa akan dididik menjadi pelajar di IPDN regional Aceh.

Dari laporan kajian akademik tim yang mereka lakukan, disebutkan bahwa Pemkab Aceh Besar sangat siap untuk segera melangsungkan pembangunan dan pendidikan bagi praja IPDN itu.

Asisten Administrasi Umum dan Pembangunan Setda Aceh, Bukhari, mengapresiasi Kemendagri yang telah berkomitmen dan bergerak cepat mewujudkan berdirinya kampus IPDN di Aceh.

"Perjuangan panjang masyarakat Aceh untuk pembangunan kampus IPDN yang sangat panjang akan segera membuahkan hasil," kata Bukhari.

Pemerintah Aceh, kata Bukhari, akan mendukung kebijakan pemerintah pusat termasuk penyediaan sarana dan prasana dan juga dari sisi mendukung dari sisi anggaran, seperti telah disiapkannya gedung Bapelkes Jantho untuk lokasi penampungan semetara ipdn di tahun 2020 nanti.

Bukhari berharap, dengan adanya kampus IPDN di Aceh bisa memantik semangat kecintaan rakyat Aceh pada NKRI.

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, menegaskan kesiapan dan dukungannya agar kampus IPDN Regional Aceh bisa segera didirikan di Jantho sebagai bentuk dukungan, pihaknya telah siap menghibahkan 33 hektare lahan kepada Kemendagri, usai penetapan kampus IPDN dalam waktu dekat ini.

"Lahan yang kami hibahkan hanya berjarak 2 kilometer dari pintu tol. Ketersediaan listrik dan sarana transportasi juga sudah sangat mendukung," kata Mawardi.

Hadir dalam rapat itu Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, Staf Ahli Mendagri, Kepala Biro Hukum Kemendagri, Kepala Biro Ortala Kemendagri dan unsur pimpinan IPDN Jatinangor.

Sementara dari Pemerintah Aceh hadir Asisten III Bukhari, Kepala BKA, Kepala BPSDM Aceh dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto. Hadir juga Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dan tim Pemkab Aceh Besar. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved