Selasa, 28 April 2026

Berita Bireuen

Abrasi Pantai Desa Alue Mangki Gandapura Meluas, Ini Dampaknya Bagi Nelayan

Namun ketika ombak besar dan air pasang, bibir pantai semakin tergerus ombak. Boat nelayan harus ditambat jauh dari bibir pantai. Bibir pantai kawasan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ YUSMANDIN IDRIS
Para nelayan Alue Mangki, Gandapura, Bireuen sedang mendorong boat ikan di kawasan pantai yang abrasinya terus meluas. 

Dampak dari abrasi, tempat menambat belasan unit perahu nelayan milik warga setempat semakin kecil dan sempit. Kondisi saat ini kata beberapa warga setempat, lokasi menambat perahu sudah digerus air laut. Saat air surut terlihat lebar dan luas, namun ketika air laut pasang ombaknya menghantam lokasi tambat perahu nelayan.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Abrasi pantai kawasan Desa Alue Mangki, Gandapura, Bireuen semakin meluas.

Abrasi terjadi sejak dua tahun terakhir.

Dampak dari abrasi, tempat menambat belasan unit perahu nelayan milik warga setempat semakin kecil dan sempit.

Kondisi saat ini kata beberapa warga setempat, lokasi menambat perahu sudah digerus air laut.

Saat air surut terlihat lebar dan luas, namun ketika air laut pasang ombaknya menghantam lokasi tambat perahu
nelayan.

“Sejak dua tahun lalu warga mengharapkan dibangun tembok batu penahan ombak, sehingga abrasi tidak semakin meluas,” ujar Razali, warga setempat kepada Serambinews.com, Kamis (05/12/2019).

Setelah Lewati Proses Panjang, TKI asal Bireuen Dipulangkan dari Malaysia, Haji Uma Lakukan Hal Ini

Amatan Serambinews.com, tembok pemecah ombak dari batu gajah telah dipasang di sebelah barat kawasan itu.

Namun sekitar 1 Km lebih di kawasan itu, belum dibangun tembok pemecah ombak dari batu gajah.

Sepintas tidak ada masalah sama sekali.

Namun ketika ombak besar dan air pasang, bibir pantai semakin tergerus ombak.

Boat nelayan harus ditambat jauh dari bibir pantai.

Bibir pantai kawasan itu, menjadi lokasi para nelayan mencari ikan ke laut lepas.

Usai melaut, boat nelayan ditambat di bibir pantai.

BREAKING NEWS - Mahasiswa Aceh Tengah Gelar Aksi Tolak Tambang, Demo DPRK

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved