Minggu, 31 Mei 2026

Gerhana Matahari

Gerhana Matahari Terjadi 21 Hari Lagi, Ini Beberapa Tips Melihatnya Secara Aman

Alangkah indahnya bila shalat gerhana matahari dan khutbah gerhana menjadi bahagian dari serangkaian kegiatan memperingati peristiwa Tsunami Aceh

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Dosen Ilmu Falak pada Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Tgk Ismail SSy MA 

Alangkah indahnya bila shalat gerhana matahari dan khutbah gerhana menjadi bahagian dari serangkaian kegiatan memperingati peristiwa Tsunami Aceh

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sesuai pengkajian ilmu falak, gerhana matahari cincin akan terjadi pada  26 Desember 2019 atau 21 hari lagi.

Sehingga Dosen Ilmu Falak pada Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah  IAIN Lhokseumawe, Tgk Ismail SSy MA, membagikan sejumlah tips supaya Anda bisa menyaksikan gerhana matahari secara aman.

Apa Sesungguhnya Sebab Ustaz Abdul Somad Ceraikan Mellya Juniarti? Ternyata UAS Pernah Tegaskan Ini

Hakim Jamaluddin ternyata Sudah Tewas Sejak Subuh  

Plt Gubernur Aceh Tegaskan Pentingnya Keharmonisan Ulama dan Umara dalam Pembangunan

Berikut tipsnya:

1. Menggunakan teleskop yang telah dilindungi dengan filter matahari.

Perlu diingat, walau telah dilindungi dengan filter matahari tetap jangan berlama-lama menatap matahari, hindari jangan sampai lebih dari tiga menit.

Usahakan setelah melihat matahari dalam durasi tiga menit untuk melihat medan pandang yang hijau atau ke arah lain agar mata merasa stabil kembali.

2. Menggunakan kacamata matahari. Kacamata ini terbuat khusus untuk mengamati matahari.

Untuk mendapatkan kacamata matahari tentunya sedikit sulit, namun dengan sistem jual beli online tentu kesulitan tersebut bisa teratasi.

3. Menggunakan kaca las nomor 14. Kaca las ini tergolong mudah didapatkan dan pastinya harga juga terjangkau.

Gunakan kaca las tersebut menutupi kedua mata selama pengamatan gerhana, jangan pernah dilepaskan saat masih menatap matahari walau sesaat.

Menatap matahari langsung tanpa pelindung akan membahayakan retina mata walau dalam waktu sesaat. 

Untuk diketahui, ada lima gerhana yang terjadi sepanjang tahun 2019.

Pertama berupa  gerhana matahari parsial (6 Januari 2019).

Kedua, gerhana bulan (21 Januari 2019). Ketiga, gerhana matahari total (2 Juli 2019).

Keempat, gerhana bulan parsial (17 Juli 2019). Serta terakhir gerhana matahari cincin (26 Desember 2019). 

Khusus untuk gerhana matahari pada 26 Desember 2019, akan mulai terjadi pada  pukul 10.34.24 WIB ditandai dengan menyentuhnya piringan bulan dengan piringan matahari.

Sedangkan puncak gerhana akan terjadi pada pukul 12.17.36 WIB, ,dimana 85 % piringan matahari ditutupi oleh piringan bulan.

Saat puncak gerhana, maka permukaan matahari akan terlihat di Aceh seperti bulan sabit. 

Sedangkan akhir gerhana pada pukul 14.00.53 WIB yang ditandai piringan bulan sudah terlepas. 

Jadi gerhana matahari kali ini akan terjadi tiga jam lebih.

Namun dikarenakan gerhana mulai terjadi pada pukul 10 lewat, maka masyarakat Aceh akan bisa menyaksikan gerhana ini dari awal hingga akhir atau selama tiga jam lebih.

Di samping itu, gerhana matahari cincin atau gerhana yang terakhir terjadi pada tahun 2019, yakni pada tanggal 26 Desember 2019 adalah bertepatan dengan hari memperingati peristiwa Tsunami Aceh.

Sehingga Tgk Ismail SSy MA, sempat menyebutkan, alangkah indahnya bila shalat gerhana matahari dan khutbah gerhana menjadi bahagian dari serangkaian kegiatan memperingati peristiwa Tsunami Aceh.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved