Sensus Penduduk
Jumlah Penduduk Aceh Tamiang Berbeda, BPS Gandeng Disdukcapil untuk Sensus Penduduk Online
Kadis Dukcapil Aceh Tamiang, Seperiyanto menambahkan kolaborasi ini akan berdampak positif karena mewujudkan data yang sinkron.
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Badan Pusat Statistik (BPS) menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tamiang untuk melakukan sensus penduduk 2020.
Sensus penduduk 2020 yang dinamai Mencatat Indonesia ini akan dimulai 16 Februari hingga 31 Maret 2020 secara online.
Nantinya masyarakat cukup berpartisipasi menggunakan android, laptop ataupun perangkat komputer untuk mengisi data yang diminta BPS.
“Sensus penduduk untuk tahun depan akan dilakukan secara online, sesuai tuntutan zaman,” kata Mukhtar kepada Serambinews.com, Kamis (12/12/2019).
Berbeda dengan sensus penduduk 2010, BPS kali ini menggandeng Dinas Dukcapil Aceh Tamiang yang diminta bantuannya memberikan data awal.
Melalui data itu, nantinya BPS akan melakukan verifikasi ulang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil, artinya BPS akan menggunakan data Disdukcapil sebagai data awal,” lanjutnya.
Dia menjelaskan keterlibatan Disdukcapil pada sensus tahun depan lebih disebabkan keinginan pemerintah memiliki data kependudukan yang seragam dan akurat.
“Kita ingin seluruh penduduk Indonesia tercatat, satu data kependudukan Indonesia,” kata Mukhtar.
• Anggota DPRA dari Aceh Utara Minta Pemerintah Tunda Beli Pesawat dan Fokus Rumah Duafa
• Tak Sanggup Bayar Usai Berhubungan Intim, Pria Ini Bacok PSK Muda lalu Kabur Sambil Telanjang
• Korea Utara Ancam AS, Bakal Beri Hadiah Natal, Ini Peringatan Amerika Serikat
Meski menitikberatkan proses sensus melalui sistem online, BPS tetap memberikan waktu sensus secara manual yang akan dijadwalkan pada 1-31 Juli 2010.
“Tetap ada pelayanan manual, tapi itu nanti pada bulan Juli. Kami berharap masyarakat berpartisipasi, karena ke depannya data kependudukan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat itu sendiri,” ujarnya.
Kadis Dukcapil Aceh Tamiang, Seperiyanto menambahkan kolaborasi ini akan berdampak positif karena mewujudkan data yang sinkron.
Sejauh ini data kependudukan antara dinasnya dengan BPS sedikit berbeda.
BPS mencatat penduduk Aceh Tamiang sebanyak 295 ribuan jiwa, sementara Disdukcapil berdasarkan data layanan, jumlah penduduk Aceh Tamiang 312 ribu jiwa.
“Tapi data bersih per 31 Juni 2019 sebanyak 296 ribuan jiwa,” sebut Sepriyanto.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sensus-penduduk-7.jpg)