Wacana Beli Pesawat
Anggota DPRA dari Aceh Utara Minta Pemerintah Tunda Beli Pesawat dan Fokus Rumah Duafa
Pemerintah Aceh diminta fokus bekerja salah satunya menyelesaikan pembangunan duafa pada 2020 ini.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Yusmadi
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Anggota DPR Aceh asal daerah pemilihan lima (Aceh Utara dan Lhokseumawe) Muslim Syamsuddin MAP, meminta Pemerintah Aceh untuk menunda pembelian pesawat terbang N219 pada 2021.
Pemerintah Aceh diminta fokus bekerja salah satunya menyelesaikan pembangunan duafa pada 2020 ini.
“Saya sebagai perwakilan masyarakat, menolak secara keras (pembelian pesawat terbang N219), karena masih banyak sekali yang harus dipikirkan menyangkut hajat kehidupan masyarakat Aceh,” ujar Muslim Syamsuddin ST MAP kepada Serambinews.com, Kamis (12/12/2019).
Salah satu program yang sangat penting dipikirkan Pemerintah Aceh adalah bagaimana merealisasikan pembangunan rumah duafa di Aceh.
Sebab masih ada ribuan masyarakat Aceh, yang masih tinggal di rumah yang belum layak huni.
“Ini seharusnya yang dipikirkan pemerintah Aceh,” kata Muslim.
Persoalan rencana pembelian pesawat untuk Aceh saat ini tidak penting.
• Dosen dari Tujuh Kampus di Aceh Ikuti Workshop Penulisan Proposal Penelitian di Unimal
• Dukung Rencana Beli Pesawat, Anggota DPRA, Asrizal: Masa ke Simeulue Saja Harus Lewat Medan
• Anggota DPRA Bardan Sahidi Ingatkan Plt Gubernur soal Beli Pesawat
Kalau alasan pembelian pesawat hanya untuk mempermudah transportasi ke daerah terpencil, sudah ada transportasi yang bisa dijangkau selama ini.
“Ada tranportasi darat yang hampir puluhan adanya bisa terjangkaut ke pelosok di Aceh,” ujar Muslim.
Dengan dana yang begitu besar untuk belim pesawat, sebaiknya dialihkan kepada infrakstruktur.
“Pemerintahan Aceh harus menunda dulu, rencana pembelian pesawat, karena belum penting dan belum waktunya,” kata Muslim.
Ditambahkan, banyak infrastrktur untuk masyarakat di 23 kabupaten/kota di Aceh yang harus dipikirkan dan selesaikan. Belum persoalan ekonomi masyarakat.
“Saya tetap akan menolak pembelian pesawat tersebut, karena banyak sekali persoalan lain yang sangat penting yang dipikirkan Pemerintah Aceh,” tegas Muslim. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muslim-syamsuddin-st-map-anggota-dpr-aceh-yang-juga-ketua-sira-aceh-utara.jpg)