Murni, Korbankan Cita-cita Demi Suami
Namanya Murni. Perempuan yang sehari-hari lebih suka disapa Bunda Mur, ini merupakan istri dari Tgk Yusri Sofian, Wakil Bupati (Wabup)
Namanya Murni. Perempuan yang sehari-hari lebih suka disapa Bunda Mur, ini merupakan istri dari Tgk Yusri Sofian, Wakil Bupati (Wabup) Aceh Jaya, yang memimpin kabupaten itu bersama Bupati, T Irfan TB, hingga tahun 2022 mendatang. Ibu empat anak ini merupakan perempuan kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya), 47 tahun lalu.
Bunda Mur nampak berpenampilan sederhana saat menyambut kedatangan Serambi, di Pendopo Wakil Bupati Aceh Jaya, kawasan Desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, Rabu (11/12/2019). “Alhamdulillah, Bunda sehat dan masih lancar menjalankan semua aktivitas baik sebagai istri Wakil Bupati maupun sebagai ibu bagi anak-anak,” ungkap Murni membuka pembicaraan.
Duduk di ruang utama Pendopo Wabup Aceh Jaya, ibunda dari Marliana, Irfan Yusliadi (almarhum), Ira Lamkaruna, dan Mardhatillah, ini tidak sungkan berbagi cerita kesehariannya dalam mendampingi suami sejak mereka menikah pada tahun 1987 silam. Selain berbagi cerita tentang pengalamannya menjadi istri seorang politisi, Bunda Mur juga mengungkap kisah pertama ia bertemu dengan pujaan hati yang kini menjadi Wabup Aceh Jaya.
“Kalau dibilang, pertemuan kami itu sepertinya aneh. Saya asli di Abdya, dan kala itu pergi ke tempat abang di Patek, Aceh Jaya (dulu masih Aceh Barat). Kemudian, saya ke jalan-jalan kawasan Pucok Patek, lalu bertemu dengan Abu (sapaan Murni untuk suaminya Tgk Yusri Sofian-red). Tak lama kemudian, kami langsung menikah dan saat menikah saya baru tamat SMP,” ungkapnya.
Sejak pertama bertemu dan kemudian menjadi anggota DPRK hingga kini Wakil Bupati Aceh Jaya, menurut Murni, tidak ada perubahan sikap dan perilaku dari suaminya yang memiliki hobi menjala ikan dan memancing tersebut. “Bapak tidak berubah sejak dari pertama saya kenal dulu. Saat bapak ikut dalam GAM hingga saat ini, saya tetap setia mendampingi beliau,” timpal Bunda Mur.
Menurut perempuan yang memiliki hobi memasak dan berdagang ini, sejak dulu sampai sekarang, suaminya masih merupakan pribadi yang sederhana dan selalu membuat lelucon. Sehingga, marah dan dan cekcok dalam rumah tangga tak pernah terjadi.
Menikah di usia muda, sambung Murni, merupakan bukti cintanya kepada sang suami. Demi suami, kata Bunda Mur, dirinya rela mengorbankan cita-cita menjadi seorang dokter yang sudah ia impikan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. “Cita-cita Bunda tidak tercapai itu juga karena kehendak Allah,” ungkapnya dengan wajah ceria mengenang masa kecilnya.
Tidak hanya itu, Murni juga sangat paham dengan kebiasaan hingga kesukaan suaminya yang sudah ada jauh-jauh hari sebelum terjun ke dunia politik di Aceh Jaya. “Untuk makanan, Abu paling suka gulai asam pedas dan ikan asin sambal sunti,” ujarnya.
Walau memiliki begitu banyak agenda dan boleh dikatakan padat, tambah Murni, antara ia dan suaminya tak pernah terjadi miskomunikasi. Apalagi, menurut Bunda Mur, anak-anak selalu menjadi pemberi semangat bagi mereka dalam menjalani hidup dan kehidupan walau diterpa berbagai masalah dalam mendampingi suaminya menjalankan tugas negara. (c52)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/murni-istri-dari-tgk-yusri-sofian-wakil-bupati-wabup-aceh-jaya.jpg)