Kamis, 7 Mei 2026

Berita Pidie Jaya

Pelaku Usaha Kuliner di Pidie Jaya "Menjamur". Ini Harapan Disporapar

Pelaku usaha kuliner di semua kecamatan di Pidie Jaya belakangan cendrung meningkat tajam. Home industri atau industri rumah tangga yang digeluti...

Tayang:
Penulis: Abdullah Gani | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Pelatihan pemandu wisata budaya Pidie Jaya. 

Pelaku Usaha Kuliner di Pidie Jaya "Menjamur". Ini Harapan Disporapar

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU - Pelaku usaha kuliner di semua kecamatan di Pidie Jaya belakangan cendrung meningkat tajam. Usaha Home industri atau industri rumah tangga yang digeluti beragam.

Umumnya adalah, kuliner yang terkecil hingga menengah. Dari segi cita rasa tergolong lumayan kalau pun tak mau disebut tidak kalah jika dibandingkan dengan produk luar.

Pun demikian, para pengrajin dihimbau harus tetap menjaga kualitas sehingga usaha terus berlanjut. .

Hal tersebut diutarakan Kabid Pariwisata Disporapar, Moh Iqbal SKM MKes di hadapan puluhan peserta Pelatihan Pemandu Wisata Budaya, di Kana Wisma Meureudu, Jumat (13/12/2019).

Ditambahkan, bahwa dalam dua tahun terakhir, usaha industri rumah tangga di Pijay meningkat tajam. Beragam jenis usaha digeluti masyarakat terutama para ibu rumah tangga.

Tidak hanya jenis usaha yang sudah terkenal selama ini semisal kue Ade dan bolu, tapi juga lainnya. Mulai dari yang terkecil contohnya kacang tojin, kacang geulanteue, bada rubek serta aneka jenis keripik.

Kuliner tersebut tampak laris manis. Iqbal berharap, supaya kualitas serta segi kebersihan harus benar-benar diperhatikan. Karenanya, Kabid Pariwisata mengajak para peserta pelatihan supaya hal itu harus betul-betul dijaga.

VIDEO - Evaluasi dan Penyerahan Reward Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Nagan Raya

VIDEO - Nelayan Lhok Meurubo Sering Tak Bisa Melaut, Kapal Kandas Akibat Dangkalnya Muara

Pada bagian lain disebutkan, dari segi produksi dan cita rasa sudah baik, hanya saja sekarang yang belum dilakukan adalah menyangkut dengan kemasan.

Produk yang dihasilkan ibu rumah tangga kita selama in i kalah dari segi kemasan. Padahal, itu salah satu segi yang patut dilakukan agar produk lebih digemari lagi.

Begitu pula dengan izin Depkes. Selama ini, pengrajin kuliner hanya menyelipkan secarik kertas kecil dalam kue tersebut. Padahal, hal itu tidak dibolehkan karena ikut berpengaruh terhadap cita rasa kue tadi.

Warisan budaya kuliner juga harus dijaga. Beberapa jenis kue yang memang tidak diproduksi daerah lain, itu harus dipertahankan karena menjadi khas lokal.

Seperti Kue Keutok dan Kue Apom Manis di Meureudu. Sementara di Bandarbaru terkenal dengan Kue Putu Bruek.

Pelatihan yang digelar sejak, Rabu hingga Jumat (11-13/12/2019) diikuti 80 orang peserta dari delapan kecamatan.

Pemateri selain dari Pijay sendiri juga dari Pemerintah Aceh. Dari Pijay antara lain, istri Wabup Pijay, Kabid Pariwisata Pidie Jaya dan dari BPM setempat.(*)

Haji Uma: Perlu Orang Terdekat untuk Melacak Bapak Tiga Anak yang Hilang Kontak di Malaysia

Bunda PAUD Aceh Besar Raih HIMPAUDI Award 2019

Dyah Erti Idawati dan Lima Kab/Kota Aceh Raih Penghargaan HIMPAUDI Award

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved