Senin, 4 Mei 2026

Konflik Libya

Pemerintah Libya yang Diakui PBB Bantah Tripoli Jatuh ke Tangan Pasukan Khalifa Haftar

Pada awal April, Haftar meluncurkan kampanye luas untuk mengambil alih Tripoli, di mana Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB berada.

Tayang:
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
ANADOLU AGENCY/HAZEM TURKIA
Menteri Transportasi Libya Milad Ma'tug (tiga dari kanan) memeriksa Bandara Internasional Mitiga setelah penutupan 3 bulan di Tripoli, Libya pada 12 Desember 2019. Bandara internasional di ibukota Libya, Tripoli yang ditutup tiga bulan lalu karena serangan udara oleh pasukan yang setia kepada komandan yang berbasis di Libya Timur Khalifa Haftar, telah dibuka kembali pada hari Kamis (12/12/2019). 

Menurut pernyataan itu, perdana menteri Libya memberi pengarahan kepada penguasa negara Teluk itu tentang perkembangan terbaru di Libya dan serangan terhadap ibu kota Tripoli oleh pasukan yang selaras dengan komandan yang berbasis di Libya Timur, Khalifa Haftar.

Rudal AS dan Peluru Artileri China Ditemukan di Libya, Digunakan Tentara yang Ingin Rebut Tripoli

Putra Kedua Muammar Gaddafi Siap Maju dalam Pemilihan Presiden Libya 2018

Sarraj juga mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Qatar Abdullah Al Thani di mana kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama mereka di bidang ekonomi dan keamanan.

Pada bulan April, pasukan Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari GNA, tetapi sejauh ini gagal mencapai kemajuan di luar pinggiran kota.

Menurut data PBB, lebih dari 1.000 orang telah tewas sejak awal operasi dan lebih dari 5.000 terluka.

Sejak penggulingan almarhum pemimpin Muammar Gaddafi pada 2011, dua kursi kekuasaan telah muncul di Libya: satu di Libya timur didukung terutama oleh Mesir dan Uni Emirat Arab dan lainnya di Tripoli, yang mendapatkan pengakuan PBB dan internasional.(Anadolu Agency)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved