Harus Ada Inovasi  

MANTAN direktur Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Unsyiah, Dr Ir Muhammad Dirhamsyah MT

Editor: hasyim
SERAMBI/BUDI FATRIA
Relawan RAPI membantu penyandang disabilitas yang cedera saat gelar simulasi penanganan bencana alam gempa dan tsunami di Gedung Escape Building Gampong Deah Glumpang, Banda Aceh, Minggu (23/10). SERAMBI/BUDI FATRIA 

MANTAN direktur Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Unsyiah, Dr Ir Muhammad Dirhamsyah MT tak menampik jika kondisi sejumlah escape building di Aceh, termasuk Banda Aceh tak terurus.

"Kita tak bisa saling menyalahkan. Kondisi seperti ini terjadi karena fungsinya tidak dioptimalkan. Solusinya menurut saya adalah optimalkan fungsi escape building sehingga menjadi kepentingan bersama," kata Dirhamsyah yang kini menjabat sebagai Ketua Pusat Pengembangan dan Hilirisasi Inovasi pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsyiah.

Selain optimalisasi fungsi, Dirhamsyah yang juga unsur Dewan Pakar Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh menawarkan solusi perlunya inovasi dalam mengelola escape building dengan melibatkan masyarakat dan dunia usaha.

"Perlu inovasi-inovasi, termasuk aspek komersialisasi gedung seperti  penjualan produk, pementasan seni, bahkan penyewaan ruang untuk berbagai kegiatan, misalnya resepsi pernikahan. Jika ini dikelola secara baik dan transparan dengan pelibatan masyarakat, saya pikir gedung penyelamatan bisa terus terawat dan fungsinya bisa dioptimalkan," demikian Dirhamsyah.(nas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved