Berita Bener Meriah
Tim 8 Hentikan Penggiringan Sementara, Gajah Jantan Melawan
"Saat dilakukan penggiringan gajah jantan tersebut melawan makanya kita hentikan sementara penggiringan," ujar Said Abdullah.
Penulis: Budi Fatria | Editor: Nur Nihayati
"Saat dilakukan penggiringan gajah jantan tersebut melawan makanya kita hentikan sementara penggiringan," ujar Said Abdullah.
Laporan Budi Fatria | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Tim delapan menghentikan sementara waktu penggiringan gajah liar di kawasan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.
Pasalnya tiga ekor gajah jantan melawan saat dilakukan penggiringan oleh tim delapan, Rabu (25/12/2019).
Ketua Tim Delapan, Said Abdullah kepada Serambinews.com, Rabu (25/12/2019) malam, mengatakan penghentian penggiringan sementara waktu karena ada tiga ekor gajah jantan yang melawan saat di lakukan penggiringan.
• ICAIOS: 15 Tahun Pascatsunami, Aceh Belum Tangguh Bencana
• Solar Langka di Aceh Timur, Langsa dan Tamiang, Sempat Ada di SPBU Harapan Langsa, Kini Kosong Juga
• Solar Langka di Aceh Timur, Langsa dan Tamiang, Sempat Ada di SPBU Harapan Langsa, Kini Kosong Juga
"Saat dilakukan penggiringan gajah jantan tersebut melawan makanya kita hentikan sementara penggiringan," ujar Said Abdullah.
Dikatakan Said Abdullah, bahwa gajah melawan saat dilakukan penggiringan sebetulnya merupakan hal biasa. Namun, peristiwa yang terjadi kemarin sore dinilainya lebih parah. Ada seekor gajah jantan yang mengamuk. Ukuran gajah itu lebih besar dibandingkan yang pernah dilihat selama ini.
“Tiga-tiga jantan, namun ada satu ekor yang sangat ganas, ukuranyapun sangat besar, lebih besar, lebih besar dari gajah yang biasa kami lihat saat penggiringan,” kata kata Said Abdullah.
Dikataka, proses penggiringan yang dilakukan selama dua hari atas swadaya dirinya pribadi dengan menanggung semua biaya transportasi dan biaya lainnya untuk anggota tim delapan.
Adapun penggiringan gajah liar tersebut sebanyak tiga ekor gajah liar jantan digiring mulai dari Kampung Negeri Antara Kecamatan Pintu Rime gayo ke arah KM 36 untuk disatukan dengan kelompok gajah liar lainnya yang berada di Kampung KM 36 pada saat penggiringan, gajah liar tersebut melakukan perlawanan sehingga menyulitkan penggiring.
“Kita juga menjaga keselamatan keamanan anggota tim, maka kita hentikan dulu sementara penggiringan,” sebut Said Abdullah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penggiringan-gajah-liar.jpg)