Lembaga Amil Zakat Baksos di Pulo Aceh  

Memperingati 15 tahun gempa dan tsunami Aceh, sejumlah lembaga amil zakat dan kemanusiaan mengunjung masyarakat

Lembaga Amil Zakat Baksos di Pulo Aceh    - pelajar-dari-pulau-nasi-dan-pulau-breuh-menanam-pohon_20170724_085234.jpg
Pelajar dari Pulau Nasi dan Pulau Breuh menanam pohon mangrove di rawa-rawa gampong Alue Riyeung, Pulau Nasi, Kecdamatan Pulo Aceh, Aceh Besar, Minggu (23/7).Kegiatan itu merupakan bagian dari Festival Pulo Aceh.

BANDA ACEH - Memperingati 15 tahun gempa dan tsunami Aceh, sejumlah lembaga amil zakat dan kemanusiaan mengunjung masyarakat di Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar, Kamis (26/12). Kegiatan bakti sosial (baksos) yang diikuti ratusan masyarakat di kecamatan tersebut dipusatkan di Gampong Deudap, Kecamatan Pulo Aceh.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 24-26 Desember 2019 itu melibatkan beberapa lembaga dan komunitas yang ada di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, di antaranya DT Peduli Aceh, Dompet Dhuafa, Rumah Yatim, KAPAL, serta KAMMI Aceh Besar.

Selain baksos, kegiatan itu juga dirangkai dengan tabligh akbar dalam rangka memperingati 15 tahun refleksi tsunami Aceh dengan mengusung tema "Tebarkan kebaikan hingga pelosok negeri".

Adapun baksos yang dilaksanakan sejumlah lembaga amil zakat tersebut, berbentuk pembagian sembako kepada 60 warga sekitar. Lalu penyuluhan kesehatan gigi dan cuci tangan serta diadakan aneka perlombaan untuk anak-anak Pulo.  Dalam kunjungan itu, sejumlah lembaga amil zakat juga menggelar nonton bareng film Hafalan Shalat Delisa yang menceritakan tentang peristiwa tsunami 15 tahun silam dan ditutup dengan tabligh akbar malam harinya.

Keuchik Deudap, Irvan Abdullah, menyampaikan apresiasinya dengan hadirnya relawan dari beberapa lembaga amil zakat serta sejumlah lembaga yang peduli dengan masyarakat Pulo Aceh. Harapannya masyarakat terus bangkit dan mengambil pelajaran dengan musibah dahsyat yang melanda Aceh 15 tahun silam.

Ustaz Dayadi MA yang mengisi tabligh akbar mengungkapkan, sesungguhnya setiap musibah itu terdapat pelajaran berharga yang dapat dipetik. Hal itu jelas sudah ditegaskan oleh Allah dalam Alquran Surat Al-Ankabut ayat 2 'Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi?'. Di ayat lainnya, sambung Ustaz Dayadi, Allah juga menyebutkan 'Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Maka dalam hal ini setiap manusia harus bangkit dari masa lalu dan terus menapaki jalan panjang didepan" pungkasnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Cabang DT Peduli Aceh, Kurniawan. Ia pun berharap adanya kegiatan seperti itu masyarakat Pulo Aceh dapat merasakan kabar baik setelah adanya musibah. "Masyarakat dapat terus berproses dengan menjadikan peristiwa 15 tahun silam menjadi refleksi dan muhasabah yang dapat meningkatkan keimanan," tutup Kurniawan.(rel/mir)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved