Kamis, 28 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Gardu PLN di Lhokseumawe Dibobol, Begini Kondisinya Sekarang

"Kemungkinan ada orang yang melintas, makanya pelaku yang baru selesai membobol kunci gardu, tidak jadi menjarah aset di dalamnya," ujar Mukhtar Juned

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ SAIFUL BAHRI
Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Lhokseumawe Kota, Mukhtar Juned, melihat kondisi pintu gardu di kawasan KP-3 yang kuncinya sudah dirusak, Rabu (1/1/2020). 

"Kemungkinan ada orang yang melintas, makanya pelaku yang baru selesai membobol kunci gardu, tidak jadi menjarah aset di dalamnya," ujar Mukhtar Juned.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Satu unit gardu PLN di kawasan KP-3 Lhokseumawe, Rabu (1/1/2019) siang ditemukan dalam kondisi terbuka.

Saat dicek langsung oleh Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Lhokseumawe Kota, Mukhtar Juned, yang kebetulan melintas di lokasi tersebut.

Baru diketahui, kalau kuncinya sudah dirusak atau dibobol.

"Untung tidak sampai aset di dalamnya dijarah," ujar Mukhtar Juned, usai memeriksa kondisi di dalam gardu.

Menurut Mukhtar Juned, penjarahan atau pencurian di gardu di wilayah kerjanya memang sudah terjadi beberapa kali.

Namun, tidak pernah terjadi di pusat kota.

Kisah Tragis Gadis 13 Tahun Meninggal saat Melahirkan Bayi Prematur, Ternyata Dihamili Ayah Kandung

Tapi di kawasan pedalaman.

"Bila dijarah, maka sasaran pencuri adalah kabel dan plat kuningan. Bila benda-benda tersebut dijarah, selain menyebabkan lampu bagi pelanggan padam, juga PLN mengalami kerugian mencapai 30 juta rupiah lebih," paparnya.

Sedangkan untuk wilayah kota, ujar Mukhtar Juned, baru kali ini dirinya menemukan gardu dibobol.

"Kemungkinan ada orang yang melintas, makanya pelaku yang baru selesai membobol kunci gardu, tidak jadi menjarah aset di dalamnya," ujar Mukhtar Juned.

‘Intip’ Aktivitas Lokasi Galian C di Sawang, Haji Uma Lewati Jalan Berlumpur dan Bebatuan

Dijelaskan, gardu tersebut berfungsi sebagai pembagi arus tegangan rendah kepada pelanggan.

Maka bila dijarah, lampu akan langsung padam.

Kepada seluruh pelanggan di kawasan tersebut.

Karena itu ,Mukhtar Juned mengharapkan adanya partisipasi masyarakat.

Untuk ikut menjaganya.

"Bila ada melihat orang yang ingin menjarah aset di gardu, agar bisa melaporkan ke kami melalui nomor 0645-123," demikian Muktar Juned. (*)

Tak Ada Perayaan Tahun Baru di Banda Aceh, Satpol PP dan Polisi Berjaga

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved