Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Heboh Isu Tsunami di Seunuddon Aceh Utara, Warga yang Sempat Mengungsi Mulai Pulang ke Rumah

Padahal sebelumnya warga sempat panik. Sehingga berlarian ketika mendapat informasi adanya tsunami. Sehingga sejumlah keuchik harus membuat pengumuman

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS/M ANSHAR
ILUSTRASI - Pertama kali berani menginjakkan kaki ke halaman masjid ini Pukul 18:48 WIB, 23 hari setelah tsunami 26 Desember 2004. Sebenarnya hari pertama sekitar pukul sebelas sudah ke sini juga, tapi saat itu semua adalah ‘nightmare’ yang entah kapan sanggup untuk diceritakan. Gelombang raksasa itu melenyapkan semuanya. Alhamdulillah masih diberi kesempatan bertaubat setelah peristiwa paling kelam sepanjang abad Ke-20 itu. Hanya beberapa yang tersisa, yang lain lebih memilih kembali ke Pemiliknya. Allah tahu yang kita tidak tahu. Masjid Baiturrahim berada di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Yang pernah ke Sabang pasti sempat melintasinya. 

Padahal sebelumnya warga sempat panik. Sehingga berlarian ketika mendapat informasi adanya tsunami. Sehingga sejumlah keuchik harus membuat pengumuman melalui pengeras suara. Agar warga tidak berlarian.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Warga Kecamatan Seunuddon Aceh Utara yang mengungsi ke rumah familinya karena isu tsunami, tadi pagi, Rabu (1/1/2020) mulai pulang ke rumahnya masing-masing.

Sebagian mereka dijemput suaminya dengan sepeda motor.

Sebagian lainnya, yaitu ibu-ibu mengenderai sendiri sepmor.

Diberitakan sebelumnya, Warga dari Desa Ulee Rubek Barat, Ulee Rubek Timu dan Lhok Pu’uk Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Selasa (31/12/2019) sore meninggalkan desanya.

untuk mengungsi ke rumah familinya.

Di kecamatan tetangga yang jauh dari pesisir pantai.

Gadis Tewas Tanpa Busana Ternyata Mahasiswi Akper, Korban Dibunuh Teman Kuliah, Ini Motif Pelaku

Warga mendapat informasi akan adanya tsunami.

Dari pesan yang tersiar di media sosial, diantaranya WhatssAP (WA).

Lalu beredar dari satu warga ke warga lainnya.

Namun, belum diketahui dari mana sumber isu tersebut

“Tadi pagi warga berduyun-duyun pulang ke rumahnya masing-masing dengan menggunakan sepeda motor. Mereka juga membawa pulang tas yang berisi perlengakapan seperti baju,” ujar Panglima Laot Seunuddon M Hasan kepada Serambinews.com, Rabu (1/1/2020).

Dijelaskan, mereka sebagian pulang dijemput suaminya.

Sebagian lagi, ibu-ibu mengenderai sepmor.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved