Breaking News:

Berita Bireuen

Tahun 2019, 73 Orang Meninggal di Jalan Raya, Mayoritas Mak-Mak dan Pelajar

Tahun 2019, di Kabupaten Bireuen sebanyak 73 jiwa atau orang meninggal dunia di jalan raya.

Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi, bersama jajarannya, menggelar Konferensi Pers bersama wartawan di Gezebo Polres setempat, Rabu (31/12/3019). SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN 

Tahun 2019, di Kabupaten Bireuen sebanyak 73 jiwa atau orang meninggal dunia di jalan raya.

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Setiap tahun jumlah kendaraan yang melintas di jalan nasional Medan-Banda Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Bireuen, terus meningkat.

Meningkatkan arus kendaraan, fasilitas jalan raya pun kini terus ditingkatkan atau jalannya diperlebar.

Namun, angka kecelakaan lalulintas pun tidak pernah sepi.

Tahun 2019, di Kabupaten Bireuen sebanyak 73 jiwa atau orang meninggal dunia di jalan raya.

Kulit Jeruk jangan Dibuang, Ini Manfaatnya Untuk Wajah

Viral Kisah Pria Jambi ke Arab Saudi Naik Sepeda Motor Bersama Anaknya Berusia 4 Tahun

Dari Balik Jeruji KPK, Irwandi Tulis Memo Kebebasannya pada 2020, Rindu Bersama Keluarga dan Rakyat

Mereka yang meninggal atau kecelakaan di jalan raya di kawasan Kabupaten Bireuen tersebut, mayoritas mak-mak atau ibu rumah tangga dan pelajar.

Hal itu dikatakan Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi dan Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha SIK, dalam konferensi pers, di Gazebo Mapolres Bireuen, Selasa (31/12/2019) sore.

Disebutkan Kapolres, korban meninggal dunia di jalan raya Tahun 2019 menurunkan dibandingkan tahun 2018.

"Tahun 2019 korban kecelakaan yang meninggal sebanyak 73 orang, sedangkan tahun 2018 jumlah korban meninggal mencapai 80 jiwa," sebut Gugun Hardi Gunawan.

Begitu juga korban luka berat juga menurunkan dibandingkan tahun 2018 mencapai 15 orang.

Sedangkan pada Tahun 2019 korban luka berat akibat kecelakaan di jalan raya hanya 9 orang.

"Sebaliknya, korban luka ringan tahun 2019 jauh lebih tinggi yaitu mencapai 1.049 orang, sedangkan tahun 2018 luka ringan hanya 55 orang," sebut Kapolres.

Ditambahkan Gugun Hardi Gunawan dan Kasat Lantas Sandy Titah Nugraha, dari jumlah kasus atau angka kecelakaan tersebut, mayoritas korbannya Mak-mak (IRT) dan pelajar.

"Mak-Mak atau IRT yang menjadi korban kecelakaan mencapai 197 orang dan pelajar sebanyak 159 orang," sebut Kapolres Bireuen. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved