Breaking News:

Berita Aceh Barat

Puluhan THL di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Mengadu ke DPRK, Ini Keluhannya

Puluhan Tenaga Harian Lepas (THL) yang telah diputuskan kontrak kerja di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Senin (6/1/2020)...

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Puluhan THL yang telah di PHK dari RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengadu ke DPRK, Senin (6/1/2020) menyangkut dengan pemutusan hubungan kerja yang dinilai tidak adil. 

Puluhan THL di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Mengadu ke DPRK, Ini Keluhannya

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Puluhan Tenaga Harian Lepas (THL) yang telah diputuskan kontrak kerja di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Senin (6/1/2020) mengadu ke DPRK setempat.

Kehadiran para THL tersebut disambut oleh sejumlah anggota DPRK dari komisi D yang berlangsung dalam ruang sidang. Anggota DPRK itu yakni Ahmad Yani, Masrizal, Nurdin, Medradia Yugistira, Zulfikar, dan Tarmizi.

Para THL itu secara bergantian menyampaikan keluhan dan mempertanyakan alasan mereka harus dikenakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saat ini. Padahal, menurut mereka, banyak diantaranya yang memiliki STR dan kelengkapan syarat lainnya dalam standar pelayanan, serta patuh dan tidak pernah bermasalah.

 "Kami di PHK tanpa alasan yang jelas, sebab selama ini kami tidak pernah menerima surat teguran, pertama, kedua dan tiga, selain itu ujuga punya STR dan syarat lainnya sesuai standar pelanan," ungkap Reja

Ia menambahkan, sebelumnya bahwa yang akan di PHK bagi THL yang tidak miliki STR, tapi sekarang ada yang tidak memiliki STR dan syarat lainnya, akan tetapi masih ada yang dipertahankan. Bahkan ada juga yang jarang masuk dan tidak mengisi absensi tapi masih dipertahankan.

Sebulan Isteri tak Pulang, Anak Semata Wayang Umur Tiga Tahun Ini Terus Menangis Panggil Ibunya

VIDEO - Kebakaran Hanguskan Empat Rumah di Krueng Barona Jaya Aceh Besar

DPRK Aceh Barat Sebut Banyak Dokter Jarang Ada di Puskesmas 

Selain itu ungkap Damayanti, bahwa ada juga yang lulusan SMA dan tidak memiliki STR, namun hingga saat ini masih bekerja di RSUD Cut Nnyak Dhien Meulaboh. Menurutnya, informasi awal semua bidan THL yang selama ini ditugaskan di kelas akan PHK, namun yang terjadi ada bidan yang masih bertahan.

Atas dasar itu, para THL yang menjadi korban PHK berharap pada anggota DPRK memperjelas persoalan tersebut.

Sementara Ketua Komisi IV DPRK Aceh Barat Ahmad Yani menyebutkan, terkait dengan persoalan tersebut pihaknya menampung seluruh aspirasi para THL guna ditelusuri persoalan itu dan mencari solusi yang lebih baik kedepan baik dengan pihak rumah sakit dan pemerintah setempat.

Halaman
12
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved