Breaking News:

Pembunuhan Sopir Travel

BREAKING NEWS - Pembunuh Sopir Travel di Aceh Singkil Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa pembunuh sopir travel di perkebunan perusahaan kelapa sawit di Kampung Baru, Singkil Utara, Aceh Singkil, dituntut hukuman mati.

SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Hadi Nurfathon (33) penduduk Kreung Itam, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya dituntut hukukan mati atas kasus pembunuhan sopir travel dalam sidang di PN Negeri Singkil, Kamis (9/1/2020). 

BREAKING NEWS - Pembunuh Sopir Travel di Aceh Singkil Dituntut Hukuman Mati

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hadi Nurfathon (33), terdakwa pembunuhan Syafriansah, sopir travel di perkebunan perusahaan kelapa sawit di Kampung Baru, Singkil Utara, Aceh Singkil, dituntut hukuman mati.

Hadi Nurfathon merupakan penduduk Kreung Itam, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya.

Tuntutan itu dibacajan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, dalam sidang di Pengadila Negeri Singkil, Kamis (9/1/2020) sore.

Tuntutan dibacakan secara begergantian JPU Syahroni Rambe dan Dedi Syahputra.

Sementara sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim PN Singkil, Hamzah Sulaiman di dampingi hakim anggota Asrarudin dan Alfan.

Jaksa menuntut hukuman mati lantaran terdakwa dinyatakan telah terbukti bersalah melakukan tindakan pidana pembunuhan berencana dan tindak pidana pencurian sebagai mana diatur dan diancam pasal 340 KUHPidana dan pasal 362 KUHPidana.

6 Fakta Sopir Taksi Online Tewas Dirampok Penumpang, Ditusuk Belasan Kali hingga Jasadnya Dibuang

Viral Kisah Suami Biayai Kuliah S2 Istri, Bekerja Keras Jadi Sopir Truck Hingga Jualan Cobek

Info untuk Anda Para Traveller, Ini Daftar Negara Bebas Visa untuk Paspor Indonesia di Tahun 2020

VIDEO - Toyota Agya Tabrak Pengaman Jalan di Aceh Barat, Sopir Meninggal Dunia

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana mati," kata Syahroni JPU dari Kejaksaan Negeri Aceh Singkil.

Terdakwa Hadi Nurfathon, berdasarkan fakta persidangan menurut JPU terbukti membunuh Syafriansyah penduduk Sianjo-anjo, Gunung Meriah, pada 1 Juni lalu dengan perencanaan matang.

Halaman
12
Penulis: Dede Rosadi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved