Berita Aceh Utara

Terkait Dugaan Korupsi Pupuk Bersubsidi PIM, Ini Permintaan BEM Hukum Unimal ke KPK

BEM FH Unimal meminta KPK untuk menginvestigasi dugaan korupsi dalam penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Sumatera Utara

Terkait Dugaan Korupsi Pupuk Bersubsidi PIM, Ini Permintaan BEM Hukum Unimal ke KPK
Foto Dok BEM Fakultas Hukum Unimal
Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Unversitas Malikussaleh foto bersama. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (BEM FH Unimal) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menginvestigasi dugaan korupsi dalam penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Sumatera Utara.

Ketua BEM Hukum Unimal Muhammad Fadli mendapat informasi dugaan korupsi tersebut dari sejumlah media online, setelah kasus tersebut dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara.

“Kita meminta KPK melakukan investigasi terkait dugaan korupsi pupuk bersubsidi di PT PIM,” ujar Muhammad Fadli dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com melalui WhatsApp, Sabtu (11/1/2020).

Ketahuan Hendak Mencuri di Rumah Ibu Guru di Langsa, Pemuda Ini Babak Belur Dihajar Massa

Menurut Fadli, beberapa hari yang lalu PIM sempat hangat diperbincangkan oleh masyarakat karena terhenti beroperasi dari November 2019, karena alasannya terhenti pasokan gas dari PT Medco.

“Sekarang lagi-lagi PT PIM menjadi perbincangan di masyarakat kembali karena dugaan kasus korupsi pupuk bersubsidi, yang saat ini kasusnya sudah ditindaklanjuti oleh Kejati Sumatra Utara setelah dilaporkan oleh Projo,” ujar Ketua BEM FH Unimal.

Disebutkan, PIM termasuk salah satu koorporasi raksasa yang ada di Aceh dan yang mengambil sumber daya alam Aceh selama ini.

Pernah 7 Tahun Jadi Santri, Bupati Rocky Samadiyah ke Kediaman Almarhum Abi Matang Keh

Namun belum memberikan kontribusi yang besar untuk pertumbuhan Aceh dan kesejahteraan rakyat Aceh terutama yang tinggal di dekat lingkungan PT PIM

“Padahal sebelumnya beberapa kali gas amoniak sempat keluar dan mengorbankan masyarakat. Tentunya di sini kami selaku mahasiswa sangat kecewa dengan persoalan yang terjadi saat ini di PIM,” ujar Fadli.

Kekecewaan pertama mahasiswa kata Fadli, PT PIM memberikan alasan bahwa pasokan gas dari PT Medco belum sampai.

Halaman
12
Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved