Minggu, 3 Mei 2026

Jalan Direhab Secara Sukarela

Dinas Sediakan Alat, Rekanan Siapkan Material

Jalan penghubung Desa Teupin Keube, Kecamatan Matangkuli dengan jembatan Desa Rayeuk Pange, Kecamatan Pirak Timu,

Tayang:
Editor: hasyim
FOTO DOK PUPR ACEH UTARA
Jalan sepanjang 300 meter penghubung Matangkuli - Pirak Timu, Aceh Utara direhab secara sukerala oleh dinas PUPR bersama rekanan. 

Jalan penghubung Desa Teupin Keube, Kecamatan Matangkuli dengan jembatan Desa Rayeuk Pange, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara sepanjang 300 meter direhab secara sukarela. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara sediakan grader, rekanan siapkan material.

Jalan itu direhab atas permintaan Pimpinan Dayah Nurussalam, Tgk M Yasir (Abiya) agar memudahkan jamaah yang akan takziah di kompleks dayah itu atas berpulangnya Abu Matang Keh (Tgk H Hanafiah Syubramah). Abu Matangkeh meninggal Jumat (10/1) sekira pukul 02.00 WIB dini hari di RSUD Cut Meutia (RSUCM).

Abu Matang Keh merupakan murid angkatan pertama dari Abuya Muda Waly (Syekh H Teungku Muhammad Waly Al-Khalidy) Labuhanhaji, Aceh Selatan. “Kondisi jalan menuju dayah rusak parah, sehingga menyulitkan jamaah melintasinya. Sedangkan jamaah yang takziah ke tempat Abu dari seluruh Aceh, dan termasuk dari Medan,” ujar Tgk Yasir.

Disebutkan, sebagian besar jamaah yang takziah adalah alumni dari Labuhanhaji yang kini tersebar di seluruh Aceh dan luar Aceh. “Karena Abu selain murid angkatan pertama Abuya Mudawali juga murid tertua saat ini,” katanya. Setelah direhab, kini jamaah dan warga dapat melintasi dengan nyaman.

Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Edi Anwar menyebutkan, jalan itu direhab secara sukarela oleh dinas bersama dengan sejumlah rekanan. Alat berat berupa grader disediakan dinas, dan compack dibantu dari PT Alhas Jaya. “Sedangkan material disiapkan rekanan,” ujar Edi Anwar.

Disebutkan, kini jalan menuju dayah almarhum Abu Matang Keh sepanjang 300 meter sudah selesai diperbaiki dalam dua hari pengerjaan. “Kalau kita taksir, untuk memperbaiki jalan sepanjang itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 45 juta,” pungkas Edi.(jaf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved