Juni Berkantor di Lhoksukon, Warga Tunggu Janji Pak Dewan  

Berbagai elemen sipil masyarakat menyambut baik sikap anggota DPRK Aceh Utara periode 2019-2024 yang lebih dulu akan menempati Gedung baru

Juni Berkantor di Lhoksukon, Warga Tunggu Janji Pak Dewan   
SERAMBI/JAFARUDDIN
Anggota DPRK Aceh Utara melihat pembangunan gedung baru di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (13/1/2020). 

Berbagai elemen sipil masyarakat menyambut baik sikap anggota DPRK Aceh Utara periode 2019-2024 yang lebih dulu akan menempati Gedung baru di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon, pada Juni mendatang. Padahal, Pemkab Aceh Utara sudah menyampaikan rencana berkantor di Lhoksukon sejak 2017, 2018 dan 2019, tapi sampai sekarang belum terealisasikan.

Ketua Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Aceh Utara, T Hasansyah SH kepada Serambi, menyebutkan, sebelumnya Pemkab sudah sering menyampaikan kepada publik akan segera mengfungsikan kantor baru di Lhoksukon. Kali ini, kata Hasansyah, giliran dewan yang menyampaikan janji tersebut.

“Kita berharap janji tersebut tidak asbun (asal bunyi). Tapi benar-benar sesuai dengan janji yang disampaikan, karena masyarakat sudah lama menunggu realisasi janji ini,” ujar Hasansyah.

Demikian juga disamapaikan Warga Kecamatan Pantonlabu, Abdul Rafar.  “Jangan karena tak ada fasilitas yang baru menjadi alasan bagi Pemkab, dan dewan tak mau pindah ke Lhoksukon,” ujar Rafar.

Ketua Apdesi Kecamatan Lhoksukon, Muhammad Yusuf menyebutkan, pihaknya menyambut baik rencana dewan yang akan menempati gedung baru itu, supaya tidak lama terbengkalai. “Bukan hanya kami, saya yakin masyarakat lain di Aceh Utara juga sangat berharap kantor yang sudah dibangun segera digunakan,” ujar Muhammad Yusuf.

Aktivis Mahasiswa Unimal, Muhammad Fadli kepada Serambi menyebutkan, pemindahan Kantor Bupati dan DPRK sudah menjadi wacana sejak pilkada 2017 dan pemilu 2019. “Kami mahasiswa ingin melihat bukti nyata, bukan hanya opini dan janji manis seperti yang disampaikan Bupati Aceh Utara sebelumnya,” ujar Muhammad Fadli.

Fadli yang juga Ketua BEM Fakultas Hukum Unimal berharap dewan tidak membuat masyarakat semakin tidak percaya terhadap janji yang disampaikan. "Tanyoe beuna male bacut. Rumoh droe teuh kaleuh, pakon mantong tanumpang bak daerah gop,” sindir Fadli.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved