Suara Parlemen

Ketua Forbes DPR RI dan DPD RI Nasir Djamil: Rencana Investasi UEA Harus Segera Ditindaklanjuti

Ketua Forbes Anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh, Nasir Djamil, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Ketua Forbes DPR RI dan DPD RI Nasir Djamil: Rencana Investasi UEA Harus Segera Ditindaklanjuti
For Serambinews.com
Ketua Forbes Anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh, Nasir Djamil 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh menyambut baik dan gembira kabar dari Menko Maritim dan Investasi.

Bahwa Sultan Uni Emirat Arab (UEA) akan menanamkan investasinya di Aceh.

Ketua Forbes Anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh, Nasir Djamil, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com di Jakarta, Rabu (15/1/2020). 

"Kabar baik ini tentu harus ditindaklanjuti kebenarannya agar Aceh mempersiapkan semua aspek yang harus dipenuhi agar investasi dari Sultan UEA dapat direalisasikan dalam waktu dekat ini," kata Nasir Djamil. 

Politisi PKS itu mengatakan mendengar Sultan UEA akan investasi di Aceh tentu sangat menarik untuk ditindaklanjuti.

"Tapi apakah Pemerintahan Aceh mampu meyakinkan Sultan bahwa Aceh adalah salah satu provinsi yang ramah dan kondusif untuk investasi," kata Nasir Djamil yang juga Anggota DPR RI ini.

Gaji Perangkat Gampong di Kota Langsa Naik Mulai Januari 2020, Ini Rincian Lengkapnya 

Didampingi Mantan Penerjun Kopassus, Pesawat Bikinan Montir Akhirnya Bisa Terbang Setinggi 20 Meter

Penderita Bocor Jantung di Aceh Barat Butuh Uluran Tangan Dermawan, Ayahnya Menderita Thalasemia

Menurut Nasir, berita tentang Sultan UEA ingin investasi di Aceh telah menjadi perbincangan melalui grup WhatApps Pemerintah Aceh dan Forbes.

Bahkan Plt Gubernur menyatakan kesiapannya untuk mempresentasikan sejumlah tempat untuk dijadikan lahan investasi Sultan UEA kepada Forbes.

"UEA ingin investasi properti dan lain-lain. Karena itu regulasi, birokrasi, dan ketersedian energi sangat diharapkan kondusif dengan rencana investasi tersebut", ujar Ketua Forbes.

Dikatakannya, Forbes mengharapkan Pemerintah Aceh bisa menyiapkan sejumlah lokasi yang sudah siap untuk dijadikan tempat investasi Sultan UEA.

Forbes berharap sejumlah tempat seperti hotel dan resort di Sabang, Banda Aceh, dan Sabang. Lalu Industrial Estate, Pusat Logistik Berikat, Kawasan Industri Aceh di Ladong, Aceh Besar.

Ada lagi KEK Arun Lhokseumawe yang bisa dibangun pabrik apa saja. Bahkan agro industri di kawasan Tanah Gayo dan Alas juga sangat cocok ditawarkan.

"Yang paling penting dalam investasi adalah menghindari dan menjauhi prilaku pemburu rente.

Banyak investasi akhirnya gagal karena motif memburu rente lebih dominan ketimbang ingin menumbuhkan pertumbuhan ekonomi di daerah," ujar Nasir Djamil. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved