Berita Aceh Barat

Penderita Bocor Jantung di Aceh Barat Butuh Uluran Tangan Dermawan, Ayahnya Menderita Thalasemia

Muhamad Bilal Alfarizi (6 bulan), di Desa Pasi Masjid, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat mengalami derita penyakit bocor jantung yang terjadi..

Penderita Bocor Jantung di Aceh Barat Butuh Uluran Tangan Dermawan, Ayahnya Menderita Thalasemia
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Wahyu Purwadi dan istrinya Fitriyandasari saat mendatangi Kantor Biro Harian Serambi Indonesia di Meulaboh, Rabu (15/1/2020) menyampaikan keluhan terkait anaknya yang menderita bocor jantung. 

Penderita Bocor Jantung di Aceh Barat Butuh Uluran Tangan Dermawan, Ayahnya Menderita Thalasemia

 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Muhamad Bilal Alfarizi (6 bulan), di Desa Pasi Masjid, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat mengalami derita penyakit bocor jantung yang terjadi sejak lahir.

Sementara pihak keluarga yang ingin mengobati anaknya, terkendala oleh keterbatasan ekonomi yang hidup dalam serba kekurangan, sehingga membutuhkan uluran tangan orang banyak atau donator.

Bilal merupakan anak ketiga dari pasangan Wahyu Purwadi (25) dan Ibu Fitriyandasari (26), yang saat ini keluarga tersebut tinggal di rumah sewa yang beralamat di Desa Pasi Mesjid, Kecamatan Meureubo.

Sementara Wahyu Purwadi sehari-hari untuk menghidupi keluarganya bekerja sebagai buruh bangunan.

Wahyu dan istrinya di karuniai tiga orang anak yang ketiganya lahir premature, masing-masing Muhammad Alif Pratama (4) hingga saat ini dalam kondisi sehat, sedangkan anak yang kedua Arif Pranata (2) mengalami mengalami sesak nafas sejak dari bayi yang juga kerap mengalami kumat.

Harga Gula Pasir di Pasar Abdya Melonjak, Masyarakat, Pedagang Eceran dan Warung Kopi Kewalahan

Mulai Bulan Ini, Perangkat Kampung Singkil Minimal Berpendidikan SMA, Ini Sanksi Bagi yang Melanggar

Korban Hanyut dari Aceh Tengah Ditemukan Meninggal di Sungai Samar Kilang, Di Lokasi Air Berputar

Sementara Bilal anak ketiga mengalami bocor jantung yang kini memerlukan penanganan medis, yang harus dilakukan, akan tetapi kerena keterbatasan ekonomi, hingga saat ini belum bisa membawa anaknya itu ke rumah sakit RSUZA di Banda Aceh, kerena belum ada biaya perjalanan dan makan disana.

Wahyu Purwadi didamping istrinya Fitriyandasari orang tua dari Bilal kepada Serambi, Rabu (15/12020) saat mendatangi Kantor Biro Harian Serambi Indonesia di Jalan Swadaya Meulaboh mengatakan, sejauh ini belum ada pihak yang membantunya terkait kondisi anaknya tersebut.

Halaman
12
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved