Berita Banda Aceh

Plt Gubernur Aceh Targetkan Investasi Rp 42 Triliun dari Uni Emirat Arab

Pemerintah Aceh menyambut baik kabar dari Menko Maritim dan Investasi bahwa Sultan Uni Emirat Arab (UEA) akan berinvestasi di Aceh.

Plt Gubernur Aceh Targetkan Investasi Rp 42 Triliun dari Uni Emirat Arab
For Serambinews.com
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh menyambut baik kabar dari Menko Maritim dan Investasi bahwa Sultan Uni Emirat Arab (UEA) akan berinvestasi di Aceh.

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menargetkan dana investasi dari Uni Emirat Arab sebesar US$3 miliar atau sekitar Rp 42 triliun.

Hal itu diketahui setelah Uni Emirat Arab menyepakati rencana investasi US$22,89 miliar atau setara Rp314,9 triliun (kurs Rp14.000) dengan Indonesia.

Kesepakatan dicapai setelah Presiden Joko Widodo berkunjung ke negara itu beberapa hari lalu. Nova Iriansyah mengatakan, pihak UEA berencana mengucurkan dana tersebut untuk sektor properti antara lain yang menunjang pariwisata seperti hotel atau resort di Sabang dan Banda Aceh, Industrial Estate di Ladong (Aceh Besar), dan Islamic Development Estate di Banda Aceh.

Namun begitu, Nova berharap investasi UEA juga menyasar sektor lainnya yang terbuka lebar di Aceh seperti pada bidang agrobisnis, halal food hingga petrochemical.

Disbudpar Sambut Baik Rencana Investasi UEA di Aceh

Ketua Forbes DPR RI dan DPD RI Nasir Djamil: Rencana Investasi UEA Harus Segera Ditindaklanjuti

Arab Saudi, UEA, Kuwait, dan Sejumlah Negara Teluk Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Sesuai arahan Presiden, kata Nova, Pemerintah Aceh akan menjemput bola dan mempermudah seluruh proses investasi masuk sesuai perundang-undangan. “Lebih cepat lebih baik, kita berharap 2020 sudah mulai perizinan,” kata Nova, Rabu (15/1/2020).

Kesepakatan kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Uni Emirat Arab meliputi kerja sama antarpemerintah dan business to business di bidang pendidikan, pertanian, pendidikan agama, investasi dan berbagai bidang lainnya.

Kerja sama tersebut disepakati senilai US$22,89 miliar dengan partisipasi UEA di dalamnya sebesar 33 persen atau senilai US$6,8 miliar.

Seluruhnya terbagi atas lima proyek antarpemerintah (g to g) dan 11 proyek bisnis (b to b).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan UEA meminta untuk berinvestasi di sebuah pulau dengan udara bersih dan pantai yang bagus.

Menurut Luhut, investasi di Aceh rencananya akan dilakukan oleh adik Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed yaitu Syeikh Hamid.

“Pekan depan pihak UEA dan pemerintah Provinsi [Aceh] akan membicarakan ini, alasan mereka ingin berinvestasi di Aceh karena jarak terbang dari Abu Dhabi kira-kira hanya 5 jam,” katanya melalui keterangan resmi. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved