Berita Aceh Timur
Warga Darul Aman Aceh Timur Shalat Minta Hujan, 500 Hektare Padi Terancam Gagal Panen
Warga dari berbagai gampong dalam Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, menggelar shalat minta turun hujan (Shalat Istisqa), akibat dilanda kekeringan
Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI – Warga dari berbagai gampong dalam Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, menggelar shalat minta turun hujan (Shalat Istisqa), akibat daerah dilanda kekeringan sebulan terakhir, Kamis (16/1/2020).
Sejak Kamis pagi warga mulai memadati lapangan yang berada di antara area persawahan yang kering di Gampong Bagok Panah Dua, Kecamatan Darul Aman.
Proses shalat Istisqa ini juga diikuti oleh, aparatur gampong dan pengurus imam mukim setempat, anggota DPRK Aceh Timur seperti Tgk. Tarmizi (Geuchik Midi) dan Tgk Iskandar (Tgk Ih).
• Kronologi Kakek Baktiar Tenggelam di Samalanga Saat Selamatkan Cucunya
Shalat istisqa diawali dengan zikir dan do'a yang dipimpin Tgk Marzuki atau akrap disapa Abati.
Setelah shalat yang diiringi dengan pembacaan dua rukun al-khutbah, Tgk Marzuki mengajak jamaah dan seluruh umat Islam untuk segera bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat, sehingga Allah menurunkan hujan.
"Mari kita bertaubat dengan mengerjakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.
Taubatlah dengan sebenarnya taubat. Perbanyak istighfar dan ramaikan shalat berjamaah dan makmurkan masjid dengan pengajian," ujar Tgk Marzuki.
• Rumah Pembuat Batu Bata di Seuneubok Punteut Peudawa Hangus Terbakar
Disisi lain, jika nantinya kemarau masih terus terjadi maka diharapkan pemerintah baik camat atau pihak Kantor Urusan Agama (KUA) untuk melaksanakan shalat istisqa kubra.
"Perbanyak infak dan sedekah serta bantu fakir miskin. Semoga Allah mengampuni dosa kita semua dan menurunkan hujan, sehingga kekeringan segera berakhir," ujar Tgk. Marzuki.
Imam Mukim Pulo Blang, Tgk Ibrahim, menambahkan shalat istisqa yang dilaksanakan tersebut terlebih dahulu dengan do'a selama tujuh hari di seluruh masjid dan meunasah dalam kemukiman itu.
"Kita berdoa semoga segera turun hujan, amin.
Apalagi padi saat ini sudah mulai berbuah, jika kekeringan ini berlanjut maka otomatis 500 hektare sawah tadah hujan akan mengalami gagal panen," kata Tgk Ibrahim seraya mengajak umat bertaubat dan berdoa setiap salat lima waktu. (*)
• Bupati Benediktus Meninggal di Hotel, Wanita Ini Mengaku Diajak ke Kamar dan Diberi Uang Rp10 Juta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/shalat-minta-turun-hujan-shalat-istisqa-di-aceh-timur.jpg)