Breaking News:

Berita Gayo Lues

Penuturan Korban Kebakaran di Gayo Lues, Uang Panen Jahe Rp 30 Juta Hangus Terbakar, Ini Kisahnya

Korban juga kehilangam uang tabungan sekitar Rp 30 juta hasil panen jahe ikut hangus terbakar.

SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Puing dan sisa rumah korban yang hangus terbakar di Singah Mulo Putri Betung Galus, SERAMBINEWS.COM/RASIDAN 

Korban juga kehilangam uang tabungan sekitar Rp 30 juta hasil panen jahe ikut hangus terbakar.

Laporan  Rasidan   |  Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN- Korban kebakaran di Desa Air Panas Dusun Singah Mulo di Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues (Galus) berharap ada bantuan.

Bantuan didambakan berupa seng untuk membangun rumahnya setelah hangus terbakar dan rata dengan tanah terjadi, Kamis (16/1/2020) lalu.

Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com, Sabtu (18/1/2020), korban Abdur Rahman (34) bersama istri dan seorang anaknya masih berumur 4 tahun itu kini terpaksa mengungsi ke rumah orang tuannya.

Ngaku Heran dan Tak Percaya, Ini Sederet Pengakuan Anak Hakim Jamaluddin Soal Kematian Ayahnya

Yuk, Intip Keindahan Pesona Pantai Seureudong Sawang Bau, Ada Pasir Putih dan Pulau Kecil tak Jauh

Mifa Dukung Pentas Islami Santri Dayah ZUDI  

Penghulu (Keuchik) Air Panas, Kandar didampingi korban kepada Serambinews.com, mengatakan, dalam musibah kebakaran itu selain korban kehilangan tempat tinggal dan harta benda lainnya

Korban juga kehilangam uang tabungan sekitar Rp 30 juta hasil panen jahe ikut hangus terbakar.

"Untuk membangun tempat tinggal kembali, korban sangat membutuhkan dan mendambakan bantuan seng.

Bahkan hingga saat ini petugas dari BPBD Galus sama sekali belum ada turun dan meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di Singah Mulo dua hari lalu,"sebutnya.

Korban Abdur Rahman mengaku, sangat membutuhkan bantuan seng untuk bisa kembali membangun rumahnya yang sudah hangus terbakar itu.

Bahkan ia terpaksa harus kembali dan bangkit dari nol lagi, pasca terjadi musibah kebakaran tersebut.

"Terkait uang Rp 30 juta yang hangus terbakar merupakan hasil penjualan jahe, uang sengaja tidak disimpan di Bank karena uang itu mau cepat digunakan lagi.

Namun naas musibah telah menimpanya,"sebutnya.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved