Kamis, 9 April 2026

Berita Langsa

Hari Pertama, 13 Peserta Ujian Tes CPNS Kota Langsa tak Hadir

Sebanyak 13 orang peserta tes CPNS Kota Langsa, hari pertama Senin (27/01/2020) tidak hadir mengikuti ujian seleksi CPNS di aula Laboratirum IAIN....

Penulis: Zubir | Editor: Yusmadi
Foto Humas Pemko Langsa
Wakil Wali Kota Langsa saat mengecek peserta mengikuti ujian seleksi CPNS Kota Langsa, di aula Laboratorium IAIN Langsa, Senin (27/1/2020). 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA -- Sebanyak 13 orang peserta tes CPNS Kota Langsa, hari pertama Senin (27/01/2020) tidak hadir mengikuti ujian seleksi CPNS di aula Laboratirum IAIN Langsa.

Kepala BKPSDM Langsa, Samino SH, melalui Kabid Pengadaan dan Pengembangan SDM, Nakim SE, kepada Serambinews.com, mengatakan, total tidak hadir pada ujian seleksi CPNS Kota Langsa hari ini orang peserta.

Nakim merincikan, dari 4 sesi ujian seleksi CPNS yang diselenggarakan pada hari pertama ini, untuk sesi pertama ada 5 orang tak hadir, sesi kedua ada 3 orang tak hadir.

Kemudian pada sesi ketiga ada 4 orang tidak hadir, dan sesi terakhir atau sesi ke empat ada 1 orang saja yang tak hadir.

Dijelaskannya, semua peserta yang tidak hadir mengikuti ujian seleksi CPNS Kota Langsa ini, tidak ada keterangan apapun kepada pihak panitia. 

Kecuali ada 1 orang peserta yang tak hadir karena pesta perkawinan, tapi yang bersangkutan telat memberitahujannya, ia melapor saat hari pengambilan kartu ujian.

Sehingga nama peserta ini tidak bisa dipindah ke sesi ujian lainnya, karena sebelumnya pihak panitia telah mengirimkan nama dan nomor ujian dirinya itu ke BKN Pusat.

"Semua peserta yang tidak hadir pada tahap pertama ujian seleksi CPNS Kota Langsa hari ini, maka dianggap gugur," jelas Nakim. 

Pagi sebelumnya, Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid MM, membuka seremoni ujian seleksi CPNS Kota Langsa, di aula Laboratorium IAIN Langsa.

Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid MM, mengatakan, trend pegawai saat ini setelah lulus tes CPNS, tidak lama bertugas lalu sudah meminta pindah ke tempat lain. 

"Trend pegawai saat ini, contohnya ikut tes dan lulus PNS di Langsa, tapi nanti tidak betah, lalu meminta pindah ke tempat lain," ujarnya.

Marzuki Hamid berharap ke depan, bagi PNS yang lulus di Kota Langsa harus betah dan tidak lagi meminta pindah tugas ke tempat yang lain lagi.

Begitu juga untuk jalur tes dan disipilin ilmunya, bagi yang lulus pegawai sesuai disiplin ilmunya, jangan lagi meminta pindah tugas ke kantor lainnya.

Karena, terutama untuk formasi tenaga guru yang tahun ini lebih tinggi penerimaannya di daerah ini, tentunya Pemko Langsa sangat membutuhkan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved