Video
VIDEO - Detik-detik Legenda NBA Kobe Bryant Kecelakaan Helikopter
Helikopter yang membawa legenda basket NBA itu sempat terbang rendah sebelum jatuh dan menewaskan semua penumpang, termasuk putri Kobe Bryant, Giana.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kobe Bryant mantan pemain bola basket Los Angeles Lakers dikabarkan meninggal dunia.
Kobe Bryant meninggal pada usia 41 tahun karena mengalami sebuah kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Minggu (26/1/2020).
Helikopter yang membawa legenda basket NBA itu sempat terbang rendah sebelum jatuh dan menewaskan semua penumpang, termasuk putri Kobe Bryant, Giana.
Dikutip dari situs web Los Angeles Times, terdapat satu orang saksi yang menyaksikan kecelakaan itu, yakni Jerry Kocharian.
Dalam kesaksiannya, Jerry menilai helikopter yang membawa Bryant terlihat aneh karena terbang rendah. "Suara dari helikopter itu tidak seperti biasanya dan terbang sangat rendah. Saya tidak bisa melihat dengan jelas karena memang kabut di sini sangat tebal," kata Jerry. "Namun, tiba-tiba ada sebuah ledakan hebat dan terlihat pusaran api yang besar. Saya yakin tidak ada yang bisa selamat dari itu," ujar Jerry.
Helikopter yang ditumpangi Bryant berjenis Sikorsky S-76B yang dibuat pada tahun 1991. Sikorsky S-76B terbang dari bandara John Wayne pada pukul 09.06 pagi waktu setempat.
Kemungkinan kabut tebal menjadi penyebab utama kecelakaan helikopter ini. Menurut Kepolisian Los Angeles, helikopter jatuh sebelum pukul 10.00 di dekat Virgenes Road atau tepatnya selatan Agoura Road. Itu artinya, Kobe Bryant dan delapan korban lain melakukan penerbangan tidak sampai satu jam sebelum kecelakaan.
Informasi terakhir menyatakan bahwa penyelidik federal akan segera memeriksa konfigurasi helikopter yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut.
Bryant dikenal sebagai satu pemain basket terbaik dalam sejarah NBA (National Basketball Association).
Ia terkenal dengan panggilan legedaris The Black Mamba, panggilan ini ternyata memiliki arti bahwa ia pernah melewati bagian hidup tergelapnya semasa hidup.