Berita Aceh Utara

Puluhan Warga Datangi Kantor Camat Meurah Mulia, Aceh Utara

Puluhan warga Desa Beuringen Kecamatan Meurah Mulia Aceh Utara pada Kamis (30/1/2020) sore mendatangi kantor camat setempat

Puluhan Warga Datangi Kantor Camat Meurah Mulia, Aceh Utara
Foto Kiriman Amri
Warga Desa Beuringen Kecamatan Meurah Mulia Aceh Utara mengadukan persoalan kejanggalan saat pemilihan keuchik kepada unsur muspika, Kamis (30/1/2020). 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Puluhan warga Desa Beuringen Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara pada Kamis (30/1/2020) sore mendatangi kantor camat setempat.

Tujuan warga mendatangi kantor camat tersebut untuk mengadukan persoalan pemilihan keuchik desa setempat yang dianggap tidak sesuai dengan qanun dan adanya pelanggaran.

“Kami tiba di kantor camat sekira pukul 15.00 WIB. Kami disambut unsur muspika yang terdiri camat, Danramil dan Kapolsek,” ujar Amri warga Desa Beuringen kepada Serambinews.com, Kamis (30/1/2020).

Melalui HUDA, Unissa Brunei Darussalam Janjikan Pengakuan Ijazah Dayah di Aceh

Lalu sesampai di kantor camat Panitia Pemilihan keuchik bersama warga mengadukan persoalan yang dikeluhkan.

Pemilihan keuchik di desa setempat diadakan pada Rabu (28/1/2020) dengan lima kandidat.

Masing-masing, Armia, Musnadi, T Jefri Musnadi dan Tarmizi dan Safrizal.

Keluhan yang disampaikan panitia pemilihan keuchik Iqbal, antara lain, soal pemilihan keuchik yang tidak sesuai dengan Qanun nomor 4 Tahun 2009.

Kemudian soal jadwal pemilihan yang sudah ditetapkan pada 22 Januari 2020, diundur ke 28 Januari 2020.

“Masyarakat memprotes ada pihak yang tidak dikenali, kemudian masuk ke dalam TPS. Pria tersebut juga menanyakan pertanyaan yang tidak seharusnya kepada panitia,” ujar Amri.

Ini Daftar Pemain Persiraja Banda Aceh yang Sudah Bergabung di Latihan Perdana

Persoalan lain yang dipersoalkan warga, ketika pemilihan panitia kecamatan tidak menyerahkan kunci kotak suara ke panitia di desa.

“Selain itu, kotak suara juga tidak disegel sehingga mudah dibuka, sehingga tidak dijamin keamanannya,” pungkas Amri.

Dalam pertemuan camat Meurah Mulia M Jamil menyebutkan dirinya akan berkonsultasi dulu dengan Bagian Pemerintahan Mukim dan Gampong Pemkab Aceh Utara. Lalu hasilnya akan disampaikan kepada warga.(*)

Apa Perbedaan Ular Kobra dengan King Kobra? Terlihat Serupa tapi Tidak Sama, Ini Penjelasannya

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved