Jumat, 10 April 2026

Berita Banda Aceh

Kembangkan Industri Nilam Aceh, Unsyiah Gandeng Perusahaan Prancis dan Pemkab Bener Meriah

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) semakin serius mengembangkan industri dan produk turunan nilam di Aceh.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Faisal Zamzami
Foto for Serambinews.com
Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Samsul Rizal MEng bersama Direktur Natgreen, Prancis, Moustapha Benslah, serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah menandatangani naskah kerja sama tripartit di bidang budidaya dan industri nilam Aceh. Penandatanganan kerja sama dilakukan di Kampus Unsyiah, Minggu (2/2/2020) disaksikan sejumlah pejabat di lingkungan Unsyiah dan Pemerintah Aceh. 

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) semakin serius mengembangkan industri dan produk turunan nilam di Aceh.

Hal ini diwujudkan dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan asal Prancis, Natgreen dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Natgreen merupakan perusahaan yang fokus mengumpulkan bahan baku aroma dari berbagai negara.

Perusahaan ini merupakan bagian dari Cadima Pathe Groups, jejaring perusahaan terkemuka di Prancis.

Penandatanganan naskah kerja sama tersebut dilakukan oleh Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal Eng, Direktur Natgreen Mostapha Bensalah, dan Bupati Bener Meriah yang diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ir Abadi di Ruang Balai Senat Unsyiah, Minggu (2/2).

Prof Samsul mengatakan, titik berat kerja sama ini di bidang penelitian dan pengembangan ekonomi, khusus industri atsiri, terutama di wilayah pedesaan Aceh.

Selain itu, perusahaan Prancis tersebut juga akan membantu Unsyiah dan para petani nilam Aceh untuk menciptakan dan mengembangkan ekstrak serta pemurnian tanaman aromatik agar lebih beragam.

Termasuk ikut mendukung industri parfum dan pengemasannya.

“Unsyiah sangat serius untuk mengangkat kembali kejayaan nilam di Aceh dan akan terus berkolaborasi dengan pihak luar agar nilam Aceh semakin berkembang,” ujar Rektor Unsyiah.

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Samsul Rizal MEng bersama Direktur Natgreen, Prancis, Moustapha Benslah, serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah menandatangani naskah kerja sama tripartit di bidang budidaya dan industri nilam Aceh. Penandatanganan kerja sama dilakukan di Kampus Unsyiah, Minggu (2/2/2020) disaksikan sejumlah pejabat di lingkungan Unsyiah dan Pemerintah Aceh.
Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Samsul Rizal MEng bersama Direktur Natgreen, Prancis, Moustapha Benslah, serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah menandatangani naskah kerja sama tripartit di bidang budidaya dan industri nilam Aceh. Penandatanganan kerja sama dilakukan di Kampus Unsyiah, Minggu (2/2/2020) disaksikan sejumlah pejabat di lingkungan Unsyiah dan Pemerintah Aceh. (Foto for Serambinews.com)

Keseriusan Unsyiah ini, lanjut Samsul Rizal, juga ditunjukkan dengan mendirikan pusat penelitian nilam Atsiri Research Center (ARC) pada tahun 2016.

Pusat penelitian ini telah diakui Kemenristekdikti sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) nasional terkait nilam.

Dalam waktu dekat, Unsyiah juga akan mempersiapkan lahan di Aceh Jaya, Aceh Besar, dan Bener Meriah sebagai lokasi pengembangan industri nilam.

“Kita berharap langkah ini dapat memotong rantai kemiskinan di Aceh, terutama yang menjadi lokasi tumbuhnya nilam di Aceh," kata Prof Samsul Rizal.

Bupati Bener Meriah yang diwakili Ir Abadi mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah tepat untuk mengembangkan industri nilam agar lebih baik, terutama di kawasan Bener Meriah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved